Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Hebat..! Polisi Kembali Cengkram Sindikat Pemalsu KTP, SIM dan STNK di Sulut - Fajar Manado

Hebat..! Polisi Kembali Cengkram Sindikat Pemalsu KTP, SIM dan STNK di Sulut

Hebat..! Polisi Kembali Cengkram Sindikat Pemalsu KTP, SIM dan STNK di Sulut
IL, RS dan RA, sindikat pemalsu kartu indentitas saat diamankan di Mapolda Sulut, Jalan Bethesda Manado, pekan lalu. Foto: Humas Polda Sulut.
Manado, Fajarmanado.com – Polda Sulut kembali mengungkap sindikat pemalsuan kartu identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK). Tiga tersangka pelaku berhasil dicengkram Tim 1 Resmob Manguni Ditreskrimum Polda Sulut.

Ke tiga sindikat tersangka pelaku itu, adalah, perempuan berinisial IL (27 tahun), warga Griya Tugu Mapanget Asri, Manado dan dua pria, masing-masing RS (28 tahun), warga Malendeng, Manado serta RA (36 tahun), warga Airmadidi, Minahasa Utara (Minut).

Mereka ditangkap tim yang dipimpin AKP Edy Suryanto di lokasi berbeda pada Kamis (18/01/2018), selang lima jam, pukul 16.00 hingga 21.00 Wita. “Penangkapan berdasarkan informasi dari masyarakat,” ungkap AKP Edy kepada wartawan di Mapolda Sulut, baru-baru ini.

Penangkapan ke tiga tersangka, kata dia, berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, yang berawal dari beredarnya kabar bahwa IL, yang merupakan agen salah satu jasa transportasi berbasis online, bisa mengaktifkan kembali akun driver yang telah diblokir oleh perusahaan.

Baca Juga :  Di Depan FGD RPMJN, Gubernur Olly: Sulut Harus Jadi Zona Industri Kelautan dan Perikanan

Untuk pengaktifan akun, IL mematok tarif sebesar Rp 850 ribu dan meminta uang sebagai tanda jadi sebesar Rp 250 ribu. Tim pun langsung bergerak dan berhasil membekuk IL di wilayah Paniki, Kota Manado.

Dari tangan wanita ini, polisi mengamankan barang bukti berupa 70 lembar KTP, 74 lembar SIM A, 2 lembar SIM C, 14 lembar STNK dan 2 lembar kartu BPJS. Namun, IL mengaku mendapatkan KTP, SIM dan STNK tersebut dari pria berinisial RS.

Tak mau kehilangan buruannya, tim langsung melakukan pengembangan dan berhasil meringkus RS, di Malendeng. RS tak mengelak dan mengaku dirinya berperan sebagai penerima pesanan pembuatan KTP, SIM dan STNK palsu dari IL.

Meski demikian, RS mengungkapkan bahwa dia memesan pembuatan SIM, KTP dan STNK kepada rekannya, berinisial RA yang berdomisili di wilayah Airmadidi, Minut.

Baca Juga :  Bertemu Gubernur Olly, Hendra: Pengelolaan Terumbu Karang Segera Dioptimalkan di Gedung CTI

Berdasarkan pengakuan RS, tim kemudian menuju wilayah Airmadidi, dan berhasil menangkap RA, di sebuah tempat percetakan. RA mengakui dirinya berperan sebagai pencetak kartu identitas palsu, sesuai dengan data yang dikirimkan oleh IL.

Dalam penangkapan itu, tim juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain dua unit laptop, dua printer, satu plastik laminating, kertas HVS ukuran A4, kertas cetak KTP dan lima hand phone berbagai merk.

AKP Edy menambahkan, ke tiga pelaku sudah ditahan dan sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Mapolda Sulut.

Sementara itu Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulut, Kombes Pol Hari Sarwono menegaskan, pihaknya tak akan berhenti untuk memberantas segala jenis kejahatan.

“Kami terus memburu para pelaku kejahatan yang meresahkan warga,” tandasnya sambil mengharapkan peran aktif masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan adanya tindak pidana dalam bentuk apapun.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan