Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Hebat..! Sulut Cetak Prestasi Lagi, Olly Terima Ki Hajar Kemendikbud - Fajar Manado

Hebat..! Sulut Cetak Prestasi Lagi, Olly Terima Ki Hajar Kemendikbud

Hebat..! Sulut Cetak Prestasi Lagi, Olly Terima Ki Hajar Kemendikbud
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE tampak ceria menerima penghargaan Kihajar Madya 2018 dari Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi pada Malam Anugerah Kihajar ke-7 di Jakarta, Jumat (12/10/2018).
Jakarta, Fajarmanado.com — Komitmen Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakilnya, Drs. Steven Kandouw membangun Sulawesi Utara (Sulut) kembali membuahkan hasil.

Kali ini, pemerintahan OD-SK, sebutan familiar pasangan gubernur dan wakil gubernur Sulut periode 2015-2020 ini, mencetak prestasi nasional di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pendidikan.

Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud RI menilai dan menempatkan Provinsi Sulut sebagai salahsatu daerah penerima Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) Madya 2018.

Penghargaan tahunan ke-7 ini diterima Gubernur Olly Dondokambey, SE dari Mendikbud Muhadjir Effendy,  diwakili Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi pada acara Malam Anugerah Kihajar 2018 di Jakarta, Jumat (12/10/2018), tadi malam.

Anugerah Kihajar 2018 diberikan kepada 16 kepala daerah se Indonesia, baik gubernur dan wali kota/bupati yang pemerintahannya dinilai berprestasi dalam pendayagunaan TIK untuk pendidikan.

Baca Juga :  Cerdas dan Bijak Bermedia Sosial, Divisi Humas Polri Gelar Literasi Media

Gubernur Olly tak kuasa menahan kegembiraannya sehingga mengungkapkan terima kasih kepada Kemendikbud RI yang telah memberikan penghargaan bagi Sulut tersebut.

“Penghargaan ini akan lebih memotivasi bagi jajaran Pemerintah Sulut khsusnya Dinas Pendidikan untuk lebih memajukan pendidikan Sulut, serta menghasilkan sumber daya manusia yang berkompeten dan memiliki daya saing,” komentarnya.

Anugerah Kihajar juga diberikan kepada para pemenang Kuis Kita Harus Belajar (Kihajar), pemenang Festival Video Edukasi dan Lomba Mobile Kihajar, serta penghargaan Radio Peduli Pendidikan dan Kebudayaan.

Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi menjelaskan, tujuan khusus Anugerah Kihajar adalah untuk meningkatkan kebiasaan belajar siswa Indonesia.

Lebih dari itu, juga untuk menumbuhkan kemandirian bangsa dalam memanfaatkan dan mengembangkan TIK untuk pendidikan, mendorong individu dan lembaga untuk menghasilkan karya inovatif dalam pengembangan potensi TIK,  mendorong pengembangan kebijakan yang berpihak pada pendayagunaan TIK untuk pendidikan.

Baca Juga :  Gubernur Olly Luncurkan Buku "Sang Pembuka Gerbang"

“Dan memberikan penghargaan kepada kepala daerah dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan/pelatihan melalui pendayagunaan TIK,” jelasnya.

Tahapan penilaian penganugerahan didahului pendaftaran dan pelengkapan berkas oleh Dinas Pendidikan provinsi, kabupaten atau kota pada bulan Agustus hingga awal September 2018.

Proses kemudian berlanjut pada penilaian yang dilakukan pada pertengahan September hingga awal bulan Oktober.

Tim juri yang menilai terdiri dari praktisi TIK, akademisi, perwakilan media, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta internal Kemendikbud.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan