Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Horee!!!, Minahasa Sudah Bisa Rekrut CPNS

Horee!!!, Minahasa Sudah Bisa Rekrut CPNS
Drs Melky Rumate MSi
Tondano, Fajarmanado.com — Ini kabar gembira bagi tenaga terdidik pencari kerja di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Setelah sekitar satu setengah dekade tidak merekrut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), kini peluang itu terbuka bagi putra-putri terbaik Toar-Lumimuut. 

Meski jumlahnya relatif terbatas, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) dikabarkan membuka 204 formasi penerimaan untuk tenaga teknis pada tahun 2018 untuk Kabupaten Minahasa.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, menyebutkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa mengusulkan 204 formasi CPNS ke KemenPAN RB untuk rekrutmen CPNS 2018. Namun, masih sebatas tenaga teknis, yakni guru dan tenaga kesehatan.

“Sesuai hasil input data e-Formasi di KemenPAN RB, untuk formasi CPNS Kabupaten Minahasa hanya Guru SD sebanyak 31, SMP 16 dan tenaga kesehatan 157. Jadi total yang diimput di data hanya 204,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Minahasa, Drs Melki Rumate MSi kepada wartawan di Tondano, Jumat (8/6/3018).

“Pendaftarannya melalui sistem online. Dan rencananya akan dibuka usai Pilkada serentak 27 Juni 2018 nanti,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Minahasa Jeffry Korengkeng mengatakan bahwa usulan CPNS untuk lewat jalut umum sedang dilakukan oleh Pemkab Minahasa.

“Usulannya sudah dilakukan. Namum masih sementara diproses. Dan itupun hanya tenaga pendidik dan kesehatan. Jumlahnya pun hanya sedikit,” ungkapnya.

Senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Kadis Dikda)  Minahasa Arody Tangkere. Menurutnya, Minahasa masih membutuhkan tenaga pendidik, khususnya guru SD dan SMP.

“Minahasa sendiri masih kekurangan guru. Untuk itu kita mengharapkan di tahun ini bisa ketambahan,” singkat Tangkere.

Sesuai cacatan Fajarmanado.com, Pemkab Minahasa praktis tidak melakukan rekrutmen PNS pasca pemekaran daerah tahun 2003 silam.

Pasalnya, sebagian besar tenaga PNS yang ikut diserahkan bersamaan pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Minahasa Tenggara sejak 2003 itu, hanya kembali mengabdi di Kabupaten Minahasa.

Tak heran, sejak saat itulah, kabupaten induk ini terus kelebihan PNS. Bahkan sampai saat ini, lebih dari 50 persen dana APBD Minahasa masih tersedot untuk belanja pegawai.

Meski demikian, pengangkatan tenaga honorer dan tenaga harian lepas (THL) semakin gencar dilakukan Pemkab Minahasa. Di masa kampanye Pilkada 2018 ini, Pj Bupati Roy Mewoh melakukan safari penyerahan surat keputusan honorer dan THL secara langsung per wilayah.

Penulis: Fiser Wakulu

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan