Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Ingin Nikmati Kain Daerah se Tanah Air, Ada di Mantos 3 Akhir Bulan ini - Fajar Manado

Ingin Nikmati Kain Daerah se Tanah Air, Ada di Mantos 3 Akhir Bulan ini

Ingin Nikmati Kain Daerah se Tanah Air, Ada di Mantos 3 Akhir Bulan ini
Manado, Fajarmanado.com — Indonesia kaya dengan khasana budaya. Begitu pun dengan kain khas daerah. Jika ingin menikmati, melihat maupun memilikinya, datang saja di Atrium Manado Town Square (Mantos) 3, jalan Piere Tendean Manado, 26-30 November 2018 mendatang.

Kesempatan di akhir bulan ini terbuka karena Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapat kepercayaan Kementrian Budaya dan Pariwisata (Kemenbudpar) sebagai tuan rumah Pameran Bersama Kain Daerah 2018.

Oleh karena itulah, Dinas Kebudayaan Disbud  Sulut matangkan persiapan even nasional tersebut dengan menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama pihak terkait di Swissbel Hotel Manado, Jumat (9/11/2018).

Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Sulut Ferry R.J Sangian saat membuka rakor tersebut menjelaskan bahwa pameran ini menjadi bagian perwujudan visi Gubernur Olly Dondokambey dalam mengupayakan Sulut menjadi salah satu destinasi pariwisata unggulan di Indonesia.

Baca Juga :  4 Menteri Ini Bergoyang Poco Poco Pada Pembukaan PKN Revolusi Mental 2018

Untuk itu, lanjut dia, pameran bersama kain daerah ini akan dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk lokal unggulan Bumi Nyiur Melambai, terutama kain daerah seperti kain tradisional Bentenan, Pinawetengan, dan Koffo.

“Disamping itu pameran ini digelar sebagai bentuk upaya pelestarian budaya lokal yang sasarannya untuk memotivasi seluruh masyarakat Indonesia, terlebih generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai kain daerah,” imbuh Sangian.

Sangian mengatakan, kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Museum ini akan melibatkan pengrajin, produsen, dan penggiat kain tenun tradisional khas daerah, baik swasta maupun instansi pemerintah di seluruh Indonesia.

Melalui even pameran kain daerah skala nasional yang pertama kali digelar di Sulut ini, kata dia, akan memamerkan kain tenun tradisional seperti batik, songket dan sebagainya yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia.

Baca Juga :  Diwarnai Karnaval Budaya, PKN Revolusi Mental Sukses

“Tapi kita sebagai tuan rumah, memberi kesempatan kepada semua 15 Kabupaten kota se Sulawesi Utara untuk ikut mengambil bagian,” ujarnya.

Sangian menambahkan, even akan berlangsung tanggal 26 sampai 30 November 2018 di Atrium Mantos 3.

“Nantinya akan ditampilkan proses pembuatan kain tenun batik, fashion show dan informasi edukatif mengenai sejarah dan nilai-nilai kearifan lokal pada kain tenun tersebut,” jelasnya.

Terpantau tampil sebagai narasumber dalam Rakot tersebut, diantaranya Sekretaris Asosiasi Museum Daerah (AMIDA) Dra.Ivonne Silangen Lombok, Kadis Perindag sekaligus Sekretaris Dekranasda Sulut Ir.Jenny Karouw, Creative Director COFO Indonesia Sam Pantouw.

Nampak ikut hadir, jajaran pejabat Dinas Kebudayaan Sulut beserta para Kadis dan perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten/kota dan penggiat batik se Sulut.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan