Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Internal PDI Perjuangan Mitra Dikabarkan Goyah

Internal PDI Perjuangan Mitra Dikabarkan Goyah
Bupati James Sumendap
Ratahan,Fajarmanado.com –Tensi politik jelang Pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Kabupaten penghasil salak ini yakni, Minahasa Tenggara (Mitra), kembali meninggi. Internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dikabarkan goyah.

Sederet elit dari partai pengusung utama pasangan James Sumendap dan Jocke Legi (JS-Ok), diisukan membelot. Indikasi pembangkangan sejumlah petinggi Moncong Putih itu disebut-sebut mengikuti jejak salah satu pimpinan Partai Amanat Nasional (PAN), yang mendukung kotak kosong.

Meski partai berlambang Matahari Terbit itu merupakan bagian dari koalisi besar pendukung JS-OK. Posisi pasangan yang diprediksi akan melanggeng mulus dalam hajatan demokrasi lima tahunan itu, terancam.

Geliat aroma pembangkangan itu terendus kader partai. Sedikitnya, ada lima petinggi PDIP yang disinyalir kuat mulai melakukan perlawanan dengan keputusan partai di Pilbup Mitra. Malah elit-elit Moncong Putih itu yang mulai balik gagang itu dikabarkan sebagian besar tengah duduk manis di parlemen Mitra mewakili PDIP.

“Kita dapat informasi, ada 5 kader yang membelot. Dan hampir semua, anggota dewan (DPRD Mitra, red). Mereka yakni RK, VO, RP, DM dan DM lagi,” ungkap sumber resmi di PDIP.

“Ini sudah kita laporkan kepada Ketua (JS, red). Yang pasti partai tidak akan tinggal diam,” timpal salah satu elit Moncong Putih itu.

JS sendiri ketika dikonfirmasi, menanggapi dengan dingin. Pucuk pimpinan PDIP Mitra, tak menampik adanya gerakan-gerakan pembelotan yang ditengai dilakoni sederet pengurus partai.

Manuver itu dianggap lumrah dalam dunia politik. Pun begitu, JS menyiratkan pesan penuh makna. Ia mengingatkan pentingnya loyalitas dalam berdemokrasi melalui partai sebagai rumah politik. “Sekecil apapun itu, selemah apapun itu, sejelek apapun itu, lambang partai adalah pada diri ketua. Jangan pernah sombong, jangan pernah bangga dengan kemampuan karena darah daging dalam tubuh mereka, juga turut menikmati apa yang telah dilakukan oleh pejuang-pejuang partai,” ucap JS saat di komfirmasi rabu (11/4/2018) oleh sejumlah wartawan di kediamannya di lamet.

Mengenai kelima kader partai yang diduga membelot itu, JS menyatakan akan memberikan pernyataan secara gamblang setelah semua jelas. “Nanti ada saatnya saya bicara gamblang,” singkatnya.

“memang Begitulah politik. Entah ada kepentingan lainnya atau apa. Dan tentu partai berharap mereka tidak punya tujuan tertentu. Tapi kalau ada tujuan atau agenda lain, saya kejar sampai ke neraka,” tegas JS.

Menyangkut sanksi, JS agak melunak. Alasannya efek pemberian sanksi dinilai akan berpengaruh terhadap kehidupan keluarga dan hal lainnya. “Saya tidak memikirkan sanksi. Kita berikan sanksi hanya akan menyusahkan saja. Apalagi kalau dilakukan hanya karena nafsu politik,” ungkapnya.

“Tapi kita nantinya akan memogramkan ‘3M’. Layaknya program kesehatan, ‘menguras, menutup, mengubur’. Kalau ada orang kampanye yang berlawanan termasuk anggota partai itu akan menjadi catatan kami. Sebab dari dulu saya mengayomi. Tapi kalau tidak mau lagi diayomi, yah,” tutupnya.

Penulis : Didi Gara

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan