Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Ivansa-CNR Respon Bangun Wisata Hortikultura, Olah Raga dan Air Bersih - Fajar Manado

Ivansa-CNR Respon Bangun Wisata Hortikultura, Olah Raga dan Air Bersih

Ivansa-CNR Respon Bangun Wisata Hortikultura, Olah Raga dan Air Bersih
Paslon Pilkada Minahasa 2018 dari Partai Golkar, NasDem dan PKP Indonesia, Ivansa-CNR bersama Tim Pemenangan Perempuan Muslim seusai acara pembukaan Rapat Teknis di Wale Palelelon, Kelurahan Uner, Kawangkoan Utara, Jumat (16/3/2018), sore tadi.
Kawangkoan, Fajarmanado.com – Rapat teknis Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Pilkada Minahasa 2018, Ivan SJ Sarundajang dan Careig Naichel Runtu SIP (Ivansa-CNR) di Kelurahan Uner; Kawangkoan Utara, Jumat (16/3/2018) sore tadi, diwarnai dengan dialog.

Berbagai masukan dan pertanyaan dipaparkan para perwakilan peserta dari 59 desa dan 10 kelurahan yang berdatangan dari enam kecamatan, Kawangkoan, Kawangkoan Utara, Kawangkoan Barat, Tompaso, Tompaso Utara dan Kecamatan Sonder kepada Ivansa-CNR.

Menariknya, pertanyaan yang terlontar dari belasan pembicara tak lain terkait dengan keberadaan pembangunan yang dinilai mangrak dan terabaikan di wilayah enam kecamatan calon Daerah Otonom Baru (DOB) Minahasa Tengah (Minteng).

J Tumewu dan Jackry Lomboan, masing-masing dari Sonder dan Kawangkoan, mempertanyakan keberadaan pembangunan jalan usaha tani yang membentang di kawasan pertanian dan perkebunan potensial dari Kolongan Atas, Kecamatan Sonder tembus di Desa Kiawa Dua Timur, Kawangkoan Utara dan Kelurahan Kinali, Kecamatan Kawangkoan.

“Kalau terpilih nanti, apakah Pak Bupati Ivan dan Pak Wakil Bupati Careig akan melanjutkan pembangunan jalan di perkebunan (bukit) Lengkoan dan Wawona yang sudah pernah dirintis sewaktu Pak SHS Gubernur Sulut dan Pak SVR Bupati Minahasa,” ujar Tumewu.

Ivansa mengatakan, pada prinsipnya dirinya dan CNR akan melanjutkan pembangunan yang sudah dan sementara berlangsung di Minahasa sampai saat ini, termasuk meneruskan program yang belum berhasil diwujudkan mantan Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dan mantan Bupati Minahasa dua periode, Drs Stefanus Vreeke Runtu (SVR).

Di wilayah Minteng, khusus pembangunan jalan usaha tani yang membentang di bukit Wawona dan Lengkoan memang sudah dirintis. Malahan, dari kompleks air panas Kinali sampai ke Wawona sudah sempat diaspal. Namun tak tuntas sampai tembus ke Desa Kiawa Dua Timur dan Desa Kolongan Atas karena keburu masa jabatan SHS dan SVR berakhir.

Baca Juga :  Pemilu 2019, Ini Harapan Gubernur Olly di Sulut

“Keluarga SHS punya lahan yang cukup besar di Wawona, tapi sudah dijual. Namun kita tetap akan melanjutkan program pembangunannya. Kita akan buat kawasan itu sebagai objek wisata hortikultura,” tandasnya.

Meski demikian, lanjut dia, masyarakat harus ikut membantu dengan merelakan lahannya disumbang untuk pelebaran jalan. “Jalannya harus kita buat lebar agar bus pariwisata bisa leluasa masuk dan melintas. Jadi, jangan saat hendak dilebarkan masyarakat minta ganti rugi (tanah), ya,” ujarnya.

CNR menambahkan, pembangunan ruas-ruas jalan usaha tani tersebut akan dimasukkan pemerintahan Ivansa-CNR dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) agar bisa masuk dalam daftar program skala prioritas nanti.

“Jadi, apabila kami berdua terpilih nanti, itu harus kita masukkan dalam RPJMD supaya masuk program skala prioritas,” tegas CNR, suami tercinta Agnes Salangka SE, putri Kelurahan Uner, Kecamatan Kawangkoan Utara ini.

Sementara itu, perwakilan Kecamatan Tompaso menyarankan agar pemerintahan Ivansa-CNR nanti harus memperhatikan rutinitas lomba kuda pacu di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso.

Pasalnya, selain agenda Pengda Pordasi Sulut tidak berjalan sesuai jadwal, juga sudah banyak kuda pacu dari Jakarta yang dibawa dan dikandangkan di Tompaso pasca ditutupnya gelanggang pacuan kuda Polo Mas Jakarta.

Menanggapi hal ini, Ivansa mengatakan akan menjadwalkan lomba dua bulan sekali. “Kita akan anggarkan dalam APBD nanti. Jangan satu bulan sekali, bisa-bisa kuda-kuda kita kehabisan tenaga atau tidak ada kuda yang layak dilombakan kalau sebulan sekali. Kita agendakan dua bulan satu kali,” katanya.

Menurut Ivansa bukan hanya kuda pacu yang akan dianggarkan oleh pemerintahan Ivansa-CNR, melainkan pula cabang olah raga lainnya dan kegiatan seni budaya. “Kita akan melibatkan semua stakeholder yang ada dalam menyusun APBD. Kita libatkan KONI dan pengurus semua cabang, masing-masing masukkan anggaran kemudian kita bahas bersama,” jelasnya.

Baca Juga :  Jamaah Masjid Nurul Yaqin Gelar Peringatan 1 Muharram 1440 H

Begitu pun dengan duta-duta cabang olah raga dan seni budaya yang berlaga di luar daerah, katanya, harus diproyeksikan anggarannya jauh sebelumnya sesuai dengan jadwal atau agenda tahunan.

“Jangan tiba saat tiba akal sehingga dibebankan kepada peserta. Tapi alangkah lebih baik kalau kita buat agenda besar di daerah. Bukan kita bawa dana ke luar (daerah) tapi kita akan memperoleh tambahan pendapatan karena peserta luar yang datang pasti akan ikut membawa uang ke sini, kan,” imbuhnya.

Menanggapi pertanyaan Bernad Umbas soal air PDAM yang terus ngadat, Ivansa mengatakan, masyarakat lebih membutuhkan air baku dewasa ini karena air minum sudah banyak pilihan yang tersedia, seperti air mineral atau air isi ulang.

“Bagaimana jadinya kalau kita tidak punya air MCK, untuk mandi cuci kakus. Ada cara lain untuk menyediakan air baku. Mungkin banyak yang belum tahu kalau ada air yang bisa mengalir ke dataran tinggi tanpa pompa. Itu bisa kita wujudkan bersama nanti,” ujarnya sambil menunjukkan contoh di salah satu daerah.

Hebatnya, Ivansa tidak menanggapi permintaan Bernad, mantan Lurah Kinali itu untuk mengganti Direktur PDAM dengan orang berusia muda seperti Ivansa dan CNR. “Yang paling kita butuhkan sekarang adalah air baku,” komentarnya.

Dialog yang ikut dihadiri oleh sederetan tokoh masyarakat yang mantan birokrat, seperti John Wati BA, Drs JR Mewoh, Ferdinand Warokka, Drs Eddy Ruata, Drs JM Languyu tersebut, kemudian dilanjutkan dengan rapat teknis yang dipimpin Ketua Tim Pemenangan Ivansa-CNR, Eric Mingkid SH MH dan Sekretaris Drs Viktor Rompas Msi di Wale Palelon Kawangkoan Utara.

Rapat teknis ini juga tampak ikut dihadiri Ketua DPC NasDem Minahasa Johan Watung SE dan Ketua DPK PKP Indonesia Edwin Adrian Lumi, yang keduanya juga adalah anggota DPRD Minahasa.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan