Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

IvanSa di Blitar Bersama Sejumlah Elit PDIP, Ada Apa ?

IvanSa di Blitar Bersama Sejumlah Elit PDIP, Ada Apa ?
NASIONALIS : IvanSa bersama beberapa Ketua DPC PDIP di Sulut yang melakukan ziarah ke makam Soekarno di Blitar sore hari tadi.

Blitar, Fajarmanado.com – Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang (IvanSa) melakukan ziarah di makam sang proklamator kemerdekaan Republik Indonesia Ir Soekarno (Bung Karno) di Blitar, Jawa Timur pada Senin (05/06/2017) sore hari tadi.

Kehadiran IvanSa beserta sejumlah elit Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut dalam rangka untuk memperingati hari lahir Bung Karno ke 116 yang jatuh pada Selasa (06/062017) besok.

Rangkaian peringatan hari lahir Sang Proklamator dan pencetus idiologi Pancasila kali ini, juga peresmian Patung Bung Karno, ‘Putra Sang Fajar’ di Blitar.

Dalam momentum tersebut, sempat terekam kamera kebersamaan dan keakraban IvanSa bersama sejumlah kader dan elit PDIP yang diabadikan dalam bingkai kamera. Padahal, IvanSa sendiri bukan pimpinan PDIP, hanya sebagai kader partai Banteng Moncong Putih itu. Ada apa?

Sejumlah kalangan-pun menafsirkan jika ada hubungan spesial yang terjalin antara IvanSa dan PDIP. Terutama,Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Olly Dondokambey yang adalah Bendahara Umum yang juga Gubernur Sulut saat ini. Apalagi, saat parade Hari Lahir Pancasila di Manado, Sabtu (03/06/2017), akhir pekan lalu, IvanSa terekam kamera pula berdiri pas di belakang Mbak Mega dan Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey di panggung penghormatan.

Pemerhati politik di Minahasa Herry Plangiten menilai, kehadiran IvanSa tersebut sangat wajar dan sah-sah saja, karena putra sulung mantan Gubernur Sulut dua periode, Sinyo Harry Sarundajang ini dikenal sebagai kader partai berlambang moncong putih.

Meski begitu, Plangiten mengatakan kedekatan IvanSa dengan para petinggi PDIP nasional tersebut adalah signal positif dalam rangka menuju Pilkada Minahasa tahun 2018 mendatang.

“IvanSa adalah kader murni PDIP. Kehadiran IvanSa dalam acara memperingati hari lahir Bung Karno tentu adalah hal yang wajar. Tapi bisa saja pada momentum tersebut ada komunikasi politik yang terjadi dalam rangka Pilkada serentak tahun 2018, yang juga akan berlangsung di Kabupaten Minahasa,” ujar Plangiten.

Ia menilai, dalam rangka Pilkada 2018, elektabilitas IvanSa sementara menanjak beriringan dengan meningkatnya dukungan dan simpati masyarakat buat sosok yang dikenal selalu berbaur dan dekat dengan masyarakat ini.

Tren dukungan dan simpati masyarakat terhadap IvanSa akhir-akhir ini, menjadi modal utama karena  saat ini berada pada masa penilaian figur yang dianggap laku dijual dan layak diusung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) semua Partai Politik (Parpol) menuju Pilkada 2018.

“Pencitranaan kepada elit Parpol memang penting. Tapi bukan itu yang utama. Yang utama adalah memenangkan simpati rakyat. Itu akan berdampak pada angka dan nilai survey yang akan dijadikan dasar untuk Parpol dalam menentukan siapa yang bakal diusung. Jadi yang dibutuhkan oleh seorang figur calon kepala daerah adalah simpati masyarakat dan restu partai agar lebih mulus dan mudah memenangkan Pilkada,” jelasnya.

Plangiten pun mengaku salut atas sikap dan langkah yang diambil IvanSa untuk bisa bertarung dan memenangkan Pilkada Minahasa 2018.

“Parpol yang cerdas adalah Parpol yang nantinya mendengar siapa yang sebenarnya diinginkan rakyat untuk menjadi pemimpin. Kini saatnya kembali mendengar hati nurani rakyat untuk menunjuk atau menetapkan calon yang diusung. Bagi saya untuk Minahasa saat ini IvanSa yang paling diinginkandibandingkan dengan figur-figur lain yang bermunculan,” tandas pria yang juga dikenal aktivis ini.

Penulis : Fisher Wakulu

Editor    : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan