Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats KPU Minahasa Gelar Uji Publik, Dapil IV 'Hilang' 1 Kursi - Fajar Manado

KPU Minahasa Gelar Uji Publik, Dapil IV ‘Hilang’ 1 Kursi

KPU Minahasa Gelar Uji Publik, Dapil IV ‘Hilang’ 1 Kursi
Tondano, Fajarmanado.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa, Rabu (7/2/2018) melakukan uji publik penataan Daerah Pemilihan (Dapil) dengan Stakholder terkait di hotel Marcure, Mandolang, Minahasa.

Ketua KPU Minahasa, Meidy Yafet Tinangon, SSi, M.Si mengatakan, pihaknya telah mempresentasikan prinsip-prinsip penyusunan Dapil dan tahapan-tahapan yang telah dilakukan.

“Tentunya KPU Minahasa dalam draf usulan mempertahankan Dapil yang lama, walaupun ada perubahan kursi DPRD di empat daerah pemilihan,” ungkap Tinangon.

Namun demikian, usulan dari stkholder akan ditampung kemudian menjadi bahan pertimbangan dalam rapat Pleno KPU Minahasa.

Baca Juga :  Gara-Gara Matahari, Tabrakan Truk Versus Hiace, Warga Wiau Lapi Tewas, Lainnya Patah Tulang

“Usulan ini nantinya akan menjadi bahan acuan dalam penyusunan draf di KPU Minahasa. Sekedar diberitahukan, untuk Dapil 1 dengan jumlah pemilih 94.271 mendapatkan 9 kursi, Dapil II dengan jumlah pemilih 64.133 mendapatkan kursi 7, Dapil III dengan jumlah pemilih 64.767 mendapatkan 7 kursi, dan Dapil IV jumlah pemilih 110.844 menjadi 11 kursi di DPRD Minahasa,” jelasnya.

Berdasarkan perkembangan jumlah pemilih di semua Dapil Minahasa ini, maka Dapil IV, yang terdiri 10 kecamatan yang pada Pemilu Legislatif 2014 memiliki alokasi 12 kursi kehilangan 1 kursi. Kursi tersebit bergeser ke Dapil I yang mencakup 5 kecamatan, yakni Pineleng, Mandolang, Tombulu, Tombariri dan Tombariri Timur.

Baca Juga :  Hore..! RR-RD Serahkan Langsung Dana Duka di Minahasa

Sementara itu, perwakilan Kesbagpol Minahasa, Marlon Sumanti memberikan pertimbangan terkait uji publik penataan Dapil di Minahasa.

Menurutnya, KPU baiknya menghindari kesalahan dalam membagi Dapil, menghindari keuntungan pihak tertentu dan memperhatikan pemerataan. “Selain itu, dalam penataan Dapil jangan melampaui syarat maksimal jumlah kursi,” tandasnya singkat.

Penulis: Fiser Wakulu

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan