Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats KPU Minut Gelar Rakor Validasi dan Sinkronisasi Surat Suara Pemilu - Fajar Manado

KPU Minut Gelar Rakor Validasi dan Sinkronisasi Surat Suara Pemilu

KPU Minut Gelar Rakor Validasi dan Sinkronisasi Surat Suara Pemilu

Airmadidi,Fajarmanado.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Minahasa Utara (Minut) melakukan sinkronisasi data nama calon anggota DPRD Minut, jelang pencetakan surat suara untuk menghindari kesalahan pencetakan nama dalam surat suara Pemilu 2019 mendatang. Hal ini dilaksanakan melalui rapat koordinasi KPU dan Bawaslu Minut serta seluruh partai politik peserta Pemilu di kantor KPU Minut, Senin (10/12).

Komisioner KPU Minut, Darul Halim dalam penjelasannya mengatakan, sinkronisasi ini dilakukan dengan menyesuaikan data nama calon yang ada pada Sistem Informasi Pencalonan (Silon) dengan daftar calon tetap (DCT) sebab pada Pemilu 2019, nama calon anggota DPRD pada surat suara mengacu dari data Silon. Atas dasar itu sehingga diperlukan sinkronisasi meliputi database nama, nomor urut, dan susunan calon untuk memastikan bahwa nama calon pada Silon sudah sesuai dengan DCT.

“Melalui rapat koordinasi ini, partai politik diberikan kesempatan untuk memperbaiki jika masih ada nama-nama calon anggota DPRD Minut yang kurang pas di DCT, baik karena ada kesalahan huruf atau penambahan gelar.”terang Halim.

Sementara itu, komisioner Bawaslu Minut Rahman Ismail yang hadir dalam kesempatan tersebut mengingatkan kepada seluruh partai politik untuk meneliti secara seksama nama calon anggota DPRD yang diusung sebelum surat suara dicetak. Hal ini menurutnya sangat penting karena surat suara pada Pemilu 2019 ini hanya menggunakan nama dan nomor urut, tidak menggunakan foto calon seperti halnya calon DPD dan calon Presiden dan Wakil Presiden.

“Dalam Pemilu kali ini tidak menggunakan foto calon kecuali DPD dan Capres-Capwapres untuk itu nama calon anggota DPRD yang diusung partai politik harus diteliti agar sesuai dengan nama dari masing-masing Caleg sehingga setelah surat suara dicetak tidak ada lagi Caleg yang koplain soal kesalahan penulisan nama maupun gelar.”papar Ismail.

Dalam Rakor tersebut, masing – masing partai politik dimintakan untuk menandatangi contoh surat suara yang dibagikan KPU sebagai bukti bahwa surat suara yang dibagikan tersebut sudah sesuai dengan nama dan gelar calon anggota legislatif yang diusung Parpol dari daerah pemilihan satu sampai daerah pemilihan empat.

 

Penulis : Joel

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan