Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Kurang 24 Jam, Polisi Tangkap Preman Penganiaya Sopir - Fajar Manado

Kurang 24 Jam, Polisi Tangkap Preman Penganiaya Sopir

Kurang 24 Jam, Polisi Tangkap Preman Penganiaya Sopir
Kapolresta Manado Kombes FX Surya Kumara didampingi Kasat Reskrim, AKP Wibowo Sitepu dan Kasubbag Humas, AKP Rolly Sahelangi ketika memberikan keterangan pers di Mapolresta Manado, Senin (12/3/2018)
Manado, Fajarmanado.com – Aksi premanisme masih juga terjadi di Kota Manado. Gara-gara tak diberi uang untuk membeli minuman keras (miras), dua pria nekat menganiaya sopir angkutan kota (angkot) di jalan Boulevard Mapanget.Korban pun menderita sejumlah luka tikaman.

Albert Andreas, pria 18 tahun, warga Kecamatan Mapanget, Kota Manado, tak kuasa membendung hujaman tikaman benda tajam dari dua pria tak dikenal di Kelurahan Kairagi Dua Lingkungan III, Kecamatan Mapanget pada Rabu (7/3/2018) malam, pekan lalu.

Untung saja, korban yang menderita luka tusukan benda tajam di bagian dada, pinggang dan tangan berhasil kabur dan melarikan diri setelah menumpang mobil yang melintas di tempat kejadian perkara (TKP).

Meski hanya berbekal informasi yang minim, jajaran Polresta Manado berhasil mengungkap tersangka pelakunya kurang dari 24 jam.Hal tersebut dikatakan oleh Kapolresta Manado, Kombes Pol FX Surya Kumara saat menggelar konferensi pers bersama sejumlah awak media, Senin (12/03), sore, di Mapolresta.

Baca Juga :  Salah Masuk Kamar, Pria Bertato Mengamuk Pakai Pedang

“Dua pelakunya, VW alias Victor, 21 tahun dan ER alias Eki, 21 tahun. Keduanya warga Kelurahan Kairagi Dua, berhasil ditangkap oleh Tim Resmob, kurang dari 24 jam usai kejadian,” ujar Kapolresta Manado, Kombes Pol FX Surya Kumara kepada wartawan ketika menggelar jumpa pers di Mapolresta, Senin (12/3/2018).

Didampingi Kasat Reskrim, AKP Wibowo Sitepu dan Kasubbag Humas, AKP Rolly Sahelangi, Kaspolresta Surya Kumara mengungkapkan, kedua pelaku ditangkap di lokasi berbeda. Victor ditangkap di wilayah Kampung Jati, Kecamatan Tuminting sedangkan Eki dibekuk di rumahnya, Kelurahan Kairagi Dua.

Penikaman bermula ketika korban yang bekerja sebagai sopir angkutan umum jurusan Paal Dua-Lapangan, sedang melintas di Kairagi Dua, tepatnya di Boulevard Mapanget. Kedua pelaku berpura-pura sebagai penumpang lalu menghentikan mobil yang dikendarai korban.

Baca Juga :  Tegur Perselisihan Antarpemuda, Pria Parobaya Babak Belur

Saat korban berhenti, para pelaku meminta sejumlah uang yang akan digunakan untuk membeli miras namun tak direstui korban. Lantaran menolak, korban langsung dihujani tikaman oleh kedua pelaku, yakni di dada, pinggang dan tangan.

Korban yang dalam kondisi luka parah, berusaha menyelamatkan diri dengan menyeberang jalan kemudian menumpang angkutan umum lainnya yang melintas.

Kedua pelaku, tambah Kapolresta, dijerat pasal 351 dan 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Namun kita Junto-kan kepada UU Darurat karena menggunakan senjata tajam, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” tandasnya.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan