Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Liwe Ajak Hentikan Perdebatan Yang Mengarah Pada Perpecahan

Liwe Ajak Hentikan Perdebatan Yang Mengarah Pada Perpecahan

Ratahan,Fajarmanado.com – Pesan Bung Karno, ‘Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda.

Kalau sekadar mewarisi abu, saudara – saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa dan satu tanah air, tapi ini bukan tujuan akhir’.
Pesan tersebut disampaiakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara Farry Liwe, kepada seluruh peserta upacara peringatan Sumpah Pemuda di lapangan kompleks kantor bupati mitra, Sabtu (28/10/2017).
“Pesan mendalam ini disampaikan oleh Bung Karno khususnya bagi generasi muda Indonesia,” kata Kamaru.
Kata dia, api Sumpah Pemuda harus diambil oleh para pemuda minahasa tenggara, kemudian terus dinyalakan.
Harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kita juga harus berani melawan ego kesukuan, keagamaan, dan kedaerahan. Ego ini yang kadang kala mengemuka dan mengerus peraudaraan kita sesama anak bangsa,” kata Liwe.
Liwe meminta seluruh warga minahasa tenggara, khususnya para pemuda sebagai generasi penerus, untuk berani mengatakan bahwa persatuan Indonesia adalah segala-galanya.
“Jauh diatas persatuan keagamaan, kesukuan, dan kedaerahaan, apalagi golongan,” Liwe mengingatkan.
Liwe mengajak agar menghentikan segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa.
Kemudian merasa malu dengan para pemuda di tahun 1928 dan kepada Bung Karno, karena masih harus berkutat di persoalan ini.
“Sudah saatnya kita melangkah ke tujuan yang lebih besar, yaitu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ajak Sekda.
Dibalik itu, Farry Liwe berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo, yang selama ini memberikan perhatian besar bagi pembangunan kepemudaan Indonesia.
“Bulan Juli 2017 yang lalu, Bapak Presiden telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2017 tetang koordinasi strategis lintas sektor penyelenggaraan pelayanan kepemudaan,” jelas Wabup.
Diharapakan, melalui Perpres ini peta jalan kebangkitan pemuda Indonesia terus digelorakan. Bersama pemerintah daerah, organisasi kepemudaan dan sektor swasta.
“Kita bergandengan tangan, bergotong royong, melanjutkan api semangat Sumpah Pemuda 1928. Saatnya kita berani bersatu untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia,” tukas liwe.
Perlu diketahui, dalam kegiatan pengibaran bendera ini, diikuti oleh jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Derah, Para Asisten, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah, Kepala Desa, Guru, Siswa, ASN, dan masyarakat.

Penulis : Didi Gara

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan