Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Masyarakat Desa Mendesak Pemkab Minahasa Segera Laksanakan Pilhut - Fajar Manado

Masyarakat Desa Mendesak Pemkab Minahasa Segera Laksanakan Pilhut

Masyarakat Desa Mendesak Pemkab Minahasa Segera Laksanakan Pilhut
Asisten Pemerintahan dan Kesra Minahasa, Denny Mangala
Tondano, Fajarmanado.com — Kabupaten Minahasa memiliki 227 desa  yang tersebar di 25 kecamatan. Namun sampai saat ini masih ada puluhan desa yang tidak lagi dipimpin hukum tua (Kumtua) definitif, di Kabupaten Minahasa tapi penjabat Kumtua.

Untuk itu, sejumlah masyarakat berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa secepatnya melaksanakan pemilihan Kumtua (Pilhut) untuk mengorbitkan Kumtua definitif.

“Kiranya aspirasi kami terkait Pilhut bisa didengar pemerintah. Karena kami menduga ada sesuatu yang janggal dalam penunjukan dan penetapan penjabat Kumtua,” ujar lelaki paruh baya yang akrab disap Youce tersebut.

Baca Juga :  Sepakat, KUA PPAS APBD 2019 Ditandatangani

“Kalau saya tidak salah, yang seharusnya ditetapkan menjadi penjabat Kumtua berasal dari kalangan ASN. Tapi realitanya sebagian besar para penjabat Kumtua saat ini adalah Kumtua yang telah habis periode,” sambungnya.

Ia pun mengharapkan agar di tangan Bupati Ir Royke Oktavian Roring MSi (ROR) dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi (RD), Minahasa harus lebih maju.

Saat dikonfirmasi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr Denny Mangala mengatakan bahwa untuk melaksanakan Pilhut, harus memenuhi aspek-aspek yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Wabub RD Warning Pengelola Dandes di Minahasa

“Akan kita sesuaikan dengan waktu, karena tahun 2019, kita akan menghadapi pesta demokrasi Pemilu yang di dalamnya juga akan menghelat Pilpres,” kata Mangala.

Lebih lanjut ia mengatakan, yang paling memungkinkan untuk  melaksanakan Pilhut, adalah tahun 2020 mendatang.

Kendati tahun yang sama menghadapi Pemilihan Gubernur, tapi Mangala meyakini bahwa Pilhut bisa dilangsungkan di tahun 2020 tersebut.

“Sudah harus dilakukan. Karena ini tinggal gelombang terakhir dari dua tahapan Pilhut serentak yang sudah kita lakukan sebelumnya,” pungkasnya.

Penulis: Fiser Wakulu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan