Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Melky Pangemanan Menilai Olly Dondokambey Mampu Kendalikan Perekonomian Sulut - Fajar Manado

Melky Pangemanan Menilai Olly Dondokambey Mampu Kendalikan Perekonomian Sulut

Melky Pangemanan Menilai Olly Dondokambey Mampu Kendalikan Perekonomian Sulut
Olly Dondokambey (kiri) dan Melky J. Pangemanan (kanan)

Manado, Fajarmanado.com — Keberhasilan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, dalam memimpin Sulawesi Utara, mendapat apresiasi dari Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Sulawesi Utara, Melky Pangemanan.

Menurutnya, sektor perekonomian, inflasi turun dari 3,31% di tahun 2016 menjadi 2,44% di tahun 2017. Sebaliknya pada bidang investasi mengalami kenaikan signifikan dari Rp 4,5 triliun di tahun 2016, naik menjadi Rp 6 triliun pada tahun 2017.

“Pak Olly mampu mengendalikan sektor perekonomian kita dengan baik. Angka kemiskinan mampu ditekan sebesar 0,3% dari angka 8,20% pada tahun 2016 menjadi 7,9% di tahun 2017 dan diikuti oleh angka pengangguran sebesar 6,20% di tahun 2016 berkurang menjadi 6,18% pada tahun 2017”, jelas Melky Pangemanan, Kamis (11/10/2018).

Dibidang kesehatan, Pemerintah Provinsi memberikan perhatian khusus melalui program ODSK.
Usia harapan hidup terus meningkat hingga mencapai 71,4%. Penurunan angka kematian ibu menurun pada tahun 2016 sebanyak 250 kasus dan pada tahun 2017 menjadi 38 kasus atau AKI 92/100.000 kelahiran hidup.

Apresiasi pun datang dari pemerintah pusat dalam bentuk penghargaan sebagai Dinas Kesehatan pencapaian tertinggi untuk indikator janji Presiden program P2P dalam indikator suspek malaria yang dikonfirmasi dan kasus malaria positif yang diobati sesuai standar tahun 2016.

Baca Juga :  Di Depan FGD RPMJN, Gubernur Olly: Sulut Harus Jadi Zona Industri Kelautan dan Perikanan

Dibidang peternakan dan pertanian Pemerintah Provinsi merealisasikan sejumlah program dalam kurun waktu tahun 2017- 2018. Pencanangan Gerakan Aksi Daerah Pencapaian Produksi Jagung 1 Juta Ton dan melalui kegiatan tersebut terjadi peningkatan signifikan pada aspek pertanian dan peternakan.

“Terbukti, produksi padi meningkat dari 675.555 ton di tahun 2016 menjadi 775,847 ton di tahun 2017. Produksi jagung meningkat dari 562.931 ton tahun 2016 menjadi 1,636,236 ton di tahun 2017, serta kedelai meningkat dari 17.648 ton tahun 2016 menjadi 7,806 ton tahun 2017,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, Komoditi peternakan produksi daging babi meningkat dari 22.452 ton di tahun 2016 menjadi 23,534,899 ton di tahun 2017. Produk ayam buras meningkat dari 2.639 ton di tahun 2016 menjadi 2.612.218 ton di tahun 2017.

Untuk Program UPSUS SIWAB ternak sapi, keberhasilan yang dicapai selain tersedianya daging sapi tahun 2018 sebanyak 3.531.715 kg yang diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan konsumsi daging sapi di Sulawesi Utara.

Baca Juga :  Olly Terima Penghargaan Kementan, Varietas Kelapa ODSK-Lobu Diklaim Paling Unggul

Sementara disektor pertanian, menurut Melky, ikut didongkrak dengan sejumlah program perkebunan, salah satunya gerakan Perkebunan Idola Menuju Sulut Hebat Untuk Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (PRIMA OD-SK) di Minahasa dengan target revitalisasi 5 juta bibit cengkeh.

“Produksi dan produktifitasnya meningkat. Tanaman kakao dan aren dari 100 Ha di tahun 2017 menjadi 200 Ha di tahun 2018. Luas areal produktif tanaman kopi mencapai 80 Ha. Produksi dan produktifitas tanaman cengkeh sebesar 300 Ha. Luas areal produksi dan produktifitas tanaman pala sebesar 667 Ha,” katanya.

Ditambahkannya, terkendalinya luasan OPT tanaman tahunan dan penyegar sebesar 600 Ha dan luasan OPT tanaman semusim dan rempah sebesar 535 Ha. Luas areal produktif tanaman kelapa mencapai 400 Ha, Luas areal produktif tanaman kakao 75 Ha.

“Pembinaan kemitraan usaha kepada 100 pelaku, Gerakan Pemanfaatan Minyak Goreng dari kelapa dalam dan diversifikasi produk olahan kelapa mengantisipasi anjloknya harga kopra, mendapatkan apresiasi terhadap realisasi tertinggi penyerapan anggaran dana APBN”, tutup Melky Pangemanan.

 

(Jones Mamitoho)

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan