Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Merawat Kebhinekaan Dalam Bingkai NKRI, Benny Mamoto Sukses Gelar Festival Pinawetengan 2018 - Fajar Manado

Merawat Kebhinekaan Dalam Bingkai NKRI, Benny Mamoto Sukses Gelar Festival Pinawetengan 2018

Merawat Kebhinekaan Dalam Bingkai NKRI, Benny Mamoto Sukses Gelar Festival Pinawetengan 2018
Ketua Yayasan Institut Seni Budaya Sulut Pa'dior, Irjen Pol. Purn. Dr Benny J. Mamoto, SH, MSi menyerahkan Kamus Bahasa Pasan Ratahan di sela Festival Pinawetengan di kawasan Cagar Budaya Watu Pinawetengan, Desa Pinabetengan, Tompaso Barat, Minahasa, Sabtu (7/7/2018), pagi tadi.
Tompaso, Fajarmanado.com — Festival Pinawetengan tahun 2018 sukses digelar Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara (Sulut) Pa’dior Tompaso, Sabtu (7/7/2018).

Mengusung tema “Merawat Kebhinekaan Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”, rangkaian acara dimulai dengan upacara adat dari sub etnis Pasan Ratahan di lokasi cagar budaya Watu Pinawetengan, Desa Pinabetengan, Kecamatan Tompaso Barat, Minahasa, pagi tadi.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pawai budaya di lokasi Yayasan Institut Seni Budaya Sulut Pa’dior yang diikuti oleh seluruh perwakilan sub etnis dengan berbagai penampilan, mulai dari Kabasaran, Musik Bia, Tarian Kabela, Tarian Kreasi,Kolintang dan lain sebagainya.

Irjen Pol Purn. Dr Benny Mamoto SH MSi bersama para tamu Festival Pinawetengan 2018 di kawasan Cagar Budaya Watu Pinawetengan, Desa Pinabetengan, Tompaso Barat, Minahasa, pagi tadi.

Hebatnya lagi, pada kesempatan tersebut dilakukan pula peluncuran Kamus Bahasa Pasan Ratahan yang ditandai dengan pemberian secara simbolis kepada para tokoh dari berbagai unsur, seperti Forkopimda Kabupaten Minahasa, Tokoh Adat dan Tokoh Budaya Sulut.

Baca Juga :  Hebat..! Program ODSK Masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2018

Ketua Umum Yayasan Institut Seni Budaya Sulut Pa’dior Irjen Pol (Purn) Dr Benny J Mamoto SH MSi menjelaskan, penerbitan Kamus Bahasa Pasan Ratahan adalah bagian dari sebuah harapan untuk menjadikan bahasa daerah sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah.

“Untuk hal yang satu ini, sedang dipersiapkan bahan ajar oleh para tokoh adat untuk selanjutnya diproses untuk diberikan kepada anak-anak sebagai generasi penerus bagnsa Indonesia di masa yang akan datang.

Parade peserta Festival Pinawetengan 2018 di Cagar Budaya Watu Pinawetengan, pagi tadi.

Pada kesempatan itu juga diberikan piagam penghargaan Pa’dior Award 2018 kepada para tokoh yang telah berkontribusi besar dalam memajukan budaya daerah lewat di berbagai bidang seni, budaya, bahasa dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Teken Kerjasama, Olly Sebut Sulut Dukung DJP Menghimpun Pajak

“Untuk melesarikan budaya daerah tentu dibutuhkan orang-orang yang bisa memberikan diri melalui berbagai karya sebagaimana talenta yang ada. Melalui Festival Pinawetengan, diharapkan akan semakin menyadarkan masyarakat akan pentingnya hal ini,” ungkap Mamoto.

Salah satu uniknya acara ini adalah tampilnya para isteri purnawirawan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara dan Polri dari Sulut yang ada di Jakarta melalui suguhan lagu diiringi musik Kolintang dan Fashion Show, juga tak ketinggalan berbagi kasih kepada keluarga Purnawirawan TNI/Polri.

Penulis : Ismal Arjuna

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan