Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Merugikan, Gubernur Olly Ajak Masyarakat Tolak Hoax

Merugikan, Gubernur Olly Ajak Masyarakat Tolak Hoax
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE
Manado, Fajarmanado.com — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey SE mengajak semua elemen masyarakat Sulut untuk bersama secara tegas menolak penyebaran berita bohong (Hoax).

“Awas jangan terpengaruh dengan pemberitaan yang tidak benar. Kita harus tetap waspada dan lebih cermati dengan berita-berita yang bisa menimbulkan perpecahan,” tandas Olly kepada wartasan di Manado, Rabu (9/5/2018) siang.

Olly berharap masyarakat Sulut semakin memproteksi diri serta lebih bijak dalam penggunaan teknologi informasi karena penyalahgunaan teknologi informasi dapat berdampak buruk bagi keluarga, lingkungan masyarakat, serta generasi penerus bangsa.

Bahkan, lanjutnya, pemerintah secara resmi telah melarang segala bentuk penyalahgunaan teknologi informasi termasuk menyebarkan hoax.

“Hoax bisa menimbulkan kerugian bagi orang yang kena hoax dan bisa juga mencelakakan dirinya sendiri dengan hoax itu. Karena sekarang sudah ada undang-undang IT,” paparnya.

Gubernur Olly menambahkan, masyarakat Sulut harus menolak berita hoax agar kehidupan damai antar sesama masyarakat dapat terus terjaga di Sulut. Masyarakat harus mampu mempertahankan predikat Sulut sebagai daerah dengan toleransi tertinggi di Indonesia.

Sesuai catatan Fajarmanado.com, kabar hoax kini semakin banyak menyebar melalui media sosial, terutama facebook.

Kabar teranyar, soal hilangnya pengemudi Grab yang semula santer dikabarkan hilang dan diduga dibunuh di jalan SBY Minahasa Utara (Minut).

Rully, pria 20 tahun itu belakangan diduga merekayasa sendiri berita kehilangannya karena setelah sadar menyebarkan live video sudah berada di Atinggola, wilayah perbatasan Bolaang Mongondouw Utara (Bolmut) dengan Kabupaten Gorontalo.

Berita hoax pun ramai beredar di seputar Pilkada serentak 2018. Di masa kampanye yang tengah berlangsung, ada saja hasil survei yang disebar tanpa menyebut sumber lembaga survei resmi yang merilis.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan