Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Musim Terburuk Ronaldo di Liga Spanyol

Musim Terburuk Ronaldo di Liga Spanyol
Ronaldo

Jakarta, fajarmanado.com — Penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, dalam sorotan. Bukan hanya karena isu mengenai masa depannya kembali mencuat, tapi karena performanya yang tak kunjung kembali ke puncak. 

Saat ini Ronaldo memang telah mencetak delapan gol, menjadi pemain tersubur Madrid musim ini. Akan tetapi ia mencetak gol tersebut hanya pada empat pertandingan, sementara pada tujuh laga lain Ronaldo gagal menyarangkan gol.

Ronaldo juga gagal membobol gawang ketika turun 180 menit pada dua pertandingan di Liga Champions melawan Paris Saint Germain. Di daftar penyerang dengan torehan gol tertinggi di Liga Spanyol, Ronaldo juga tertinggal dari dua penggawa Barcelona yaitu Neymar dan Luis Suarez.

Catatan delapan gol dari 11 pertandingan ini membuat rataan gol Ronaldo menjadi 0,72 gol pertandingan, paling rendah setelah ia pertama kalinya datang ke Spanyol pada musim panas 2009 silam.

Rekor rataan gol terendah Ronaldo di La Liga sendiri terjadi pada musim 2009/2010. Kala itu ia mencetak 26 gol dari 29 pertandingan atau memiliki rataan 0,89 gol per laga. Di lima musim lainnya di Spanyol, jumlah gol liga Ronaldo selalu lebih tinggi dari jumlah pertandingan yang ia jalani, sehingga rataan golnya selalu di atas satu.

Selain itu, musim ini adalah pertama kalinya Ronaldo belum mencatatkan lebih dari sepuluh gol dalam 11 pertandingan. Tahun lalu, Ronaldo bahkan telah membobol lawan 18 kali dari 11 laga.

Pertanyaan mengenai performa Ronaldo ini semakin melebar mengingat usianya akan mencapai 31 tahun pada Februari nanti. Jika mengingat bahwa musim lalu Ronaldo melakoni musim terbaiknya secara individual, bisa saja kekeringan gol ini hanya sementara dan di paruh musim kedua ia akan meledak.

Akan tetapi penurunan performa secara drastis sering kali terlihat pada para penyerang atau pemain yang mengandalkan kekuatan fisik, seperti kecepatan, dalam permainannya.

Penyebab lain dari penurunan rekor gol Ronaldo juga bisa dialamatkan kepada Madrid yang kini menjalani musim pertama bersama pelatih Rafael Benitez.

Eks pelatih Napoli itu memang terkenal memainkan sepak bola pragmatis. Ia tak segan-segan untuk meminta Real Madrid bertahan pada beberapa situasi tertentu, sehingga kesempatan untuk Ronaldo menyerang pun semakin berkurang.

Laga melawan El Clasico pada Sabtu (21/11) nanti bisa menjadi pembuktikan bagi Ronaldo untuk memutus rekor buruknya di musim ini. Ronaldo sendiri telah mencetak 15 gol ke gawang Barcelona di semua kompetisi dan dipastikan akan kembali diandalkan Madrid untuk meraih tiga angka.

(cnni/heru)

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan