Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Olly Serahkan Piala Citra Kategori Sutradara Terbaik FFI 2017

Olly Serahkan Piala Citra Kategori Sutradara Terbaik FFI 2017
Gubernur Olly Dondokambey saat menyerahkan Piala Citra Sutradara Terbaik FFI 2017 kepada Edwin (Film Posesif) di di Grand Kawanua International City (GKIC) Manado, Sabtu (11/11 2017), tadi malam.
Manado, Fajarmanado.com – Perhelatan Festival Film Indonesia (FFI) 2017 di Grand Kawanua International City (GKIC) Manado, Sabtu (11/11/2017) diwarnai kejutan. Piala Citra kategori sutradara terbaik jatuh kepada Edwin dalam film Posesif, pemeran utama Wanita terbaik Putri Marino (Posesif) dan pemeran utama pria terbaik pada Teuku RIfnu Wikana dalam film Night Bus.

Edwin mengalahkan Emil Heradi (Night Bus), Ernest Prakasa (Cek Toko Sebelah), Hanung Bramantyo (Kartini), Joko Anwar (Pengabdi Setan), dan Ody C. Harahap (Sweet 20).

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, SE, sebelum menyerahkan  langsung Piala Citra kategori sutradara terbaik kepada Edwin (Posesif) menyatakan dukungannya terhadap industri perfilman tanah air.

Olly pun kembali menjanjikan kemudahan akses bagi rumah produksi yang hendak melakukan syuting film di Sulut, sekaligus siap mendukung pendanaan produksi dengan cara mencarikan sponsor.

“Mari bikin film di sini, kami Pemprov Sulawesi Utara siap mendukung perfilman nasional. Kalau ada film dibuat di Manado, diputar di bioskop Manado, tidak ada retribusi hiburan,” ujatnya disambut tepuk riuh peserta dan pengunjung, termasuk Presiden RI ke lima, yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Menurut Olly, wujud perhatian Pemprov ke sektor perfilman sudah dilakukan sejak 2016. Waktu itu mereka menjadi tuan rumah pelaksana Apresasi Film Indonesia (AFI) yang digelar di Manado.

Gubernur mengatakan, sudah ada sedikitnya tiga proyek film domestik yang melakukan syuting di kawasan ini. Ada Senjakala di Manado, Tom and Jerri, dan Hujan Bulan Juni.

Olly juga menyebut bahwa ada rumah produksi dari Korea Selatan dan Perancis yang melakukan syuting di kawasan Kepulauan Bunaken.

“Memang kegiatan (dukungan) yang kami lakukan sangat berdampak bagi pariwisata di Sulut, dengan adanya beberapa hal, studio-studio luar negeri datang,  ada Korea Selatan dan Perancis,” tuturnya.

Untuk memelihara kontinuitas proses produksi film yang mengambil lokasi shooting di Sulut, Olly mengungkapkan sedang membahas sebuah peraturan baru. Peraturan itu, antara lain, menyebutkan jika ada rumah produksi membuat film dan filmnya diputar di Manado, dengan catatan 50 persen berlatar panorama setempat, akan membebaskan biaya retribusi.

“Kami sedang menyiapkan peraturannya. Kami juga mendorong para produser ke sini untuk bekerja sama dengan Pemprov Sulut. Kami akan ajak perusahaan besar ke sini, untuk mendukung dengan dengan dana CSR mereka,” ungkap Olly.

Pengumuman dan penganugerahan Piala Citra 2017 tersebut, selain Ketua Panitia FFI 2017 Leni Lolang dan Ketua Panitia Lokal FFI 2017 yang juga Ketua TP-PKK Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, juga dihadiri Ketua BPI Chand Parwez Servia, Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw, Wakil Ketua TP-PKK dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos, Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi, dan Sekprov Edwin Silangen, SE, MS.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan