Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Pakai Kacamata Selam, Mayat Nyaris Tinggal Tulang Mengapung di Laut Talaud - Fajar Manado

Pakai Kacamata Selam, Mayat Nyaris Tinggal Tulang Mengapung di Laut Talaud

Pakai Kacamata Selam, Mayat Nyaris Tinggal Tulang Mengapung di Laut Talaud
Beginilah penampakkan mayat tampak identitas yang ditemukan nelayan tengah mengapung di laut wilayah Kabupaten Talaud, Kamis (6/9/2018) siang.
Talaud, Fajarmanado.com — Sesosok mayat yang nyaris menyisakan tulang belulang saja, ditemukan di perairan sekitar 20 mil laut dari pantai Desa Maririk, Kecamatan Essang, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Saat ditemukan nelayan, mayat yang belakangan diperkirakan berjenis kelamin laki-laki itu masih mengenakan kacamata selam namun tanpa ada identitas.

Pada Kamis (6/9/2018) siang, dua nelayan Desa Ambia Utara, yakni Hengki Pareda dan Hendriko Tempoh terkejut melihat benda berwarna agak keputihan tengah mengapung di laut lepas wilayah Kecamatang Essang.

Ketika mendekat, Hengki dan Hendriko mengaku kaget setelah memastikan benda aneh itu tak lain adalah sesosok mayat.

Mereka pun Berbegas meninggalkan lokasi untuk mencari teman nelayan lain yang juga sementara melaut. Mereka menemui dan memberitahukannya kepada dua nelayan Desa Ambia Utara lainnya, Darwin Laliboso dan Heri Pontege yang saat itu berada tak jauh dari lokasi penemuan.

Mayat kemudian mereka evakuasi mayat ke Desa Ambia Utara, menggunakan perahu milik Darwin.Tiba sekitar pukul 15.50 Wita, kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Essang.

Kapolsek Essang, Iptu Dekmar Lerah membenarkan kabar ini. Menurut dia, kondisi mayat saat ditemukan menggunakan kacamata selam.Wajah mayat, lanjutnya, tidak bisa dikenali lagi dan jenis kelaminnya belum bisa dipastikan.

“Karena kondisi mayat telah rusak. Kami menunggu tim identifikasi Polres Talaud,” ujar Kapolsek Lerah, petang itu.

Mayat kemudian diperiksa oleh pihak Puskesmas Essang Selatan, dan diketahui berjenis kelamin pria. Mengingat kondisi mayat yang semakin parah dan belum ada pihak keluarga yang melapor, mayat akhirnya diserahkan kepada Pemerintah Desa Ambia Utara, sekitar pukul 23.00 WITA.

Jenazah pria malang tersebut selanjutnya dimakamkan di desa setempat, didahului dengan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Nogi Marasut.

“Pemakaman turut disaksikan oleh pihak kepolisian, pemerintah kecamatan dan desa, serta tokoh adat dan masyarakat setempat,” katanya.

Kapolsek Lerah mengimbau masyarakat yang mungkin mengetahui identitas mayat ini, harap segera melaporkan ke pihak kepolisian.

“Termasuk masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, harap menghubungi pihak kepolisian,” tambahnya.

Penulis: Briet Maga

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan