Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Panwaslu Gelar Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA

Panwaslu Gelar Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA
Panwaslu Minahasa menggelar deklarasi lawan dan tolak politik uang dan politisasi SARA yang diikuti dua Paslon Pilkada Minahasa 2018 di Tondano, Rabu (14/2/2018).
Tondano, Fajarmanado.com – Politik uang serta politisasi Sara adalah momok menakutkan dalam proses pesta demokrasi. Jika ada pasangan calon yang mempraktekanya, maka pesta demokrasi bisa ternoda.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Minahasa melaksanakan deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi Sara yang dilangsugkan di Sekretariat Panwaslu Minahasa pada Rabu 14/2 tadi.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Panwaslu Minahasa, Bung Donny Rumagit mengatakan bahwa deklarasi ini dilakukan serentak oleh Bawaslu diseluruh daerah yang melaksanakan Pemilukada.

“Terima kasih atas kesiapan dan kesediaanya secara bersama dalam menolak politik uang dan politisasi sara dalam Kampanye yang akan dimulai besok 15 Februari 2018,” ujar Rumagit.

Rumagit juga mengatakan, hari ini adalah peringatan peristiwa merah putih pada 14 Februari 1946 yang dilakukan oleh para pejuang melawan para penjajah. Selain itu, hari ini juga sebagai peringatan hari kasih sayang. “Kami berharap dalam momentum ini, kiranya hajatan pesta demokrasi bisa berlangsung tanpa politik uang dan politisasi sara,” jelas Rumagit

Sementara Itu Kapolres Minahasa AKBP Christ Pusung SIK mengatakan, bahwa pihaknya siap mengamankan pesta demokrasi di Kabupaten Minahasa. Untuk itu dia mengajak semua elemen untuk nerperan aktif menyambut momentum tersebut.

“Kami akan menindak tegas para pelanggar hukum. Menyambut pesta demokrasi ini, kiranya tim sukses dari masing-masing Paslon untuk mawas diri dan jangan sampai menyebabkan pihak lain tersinggung. Karena kalau sudah bermasalah dengan hukum maka yang harus mempertanggungjawabkannya adalah diri sendiri,” ujar Pusung.

Hadir dalam kegiatan tersebut, pimpinan Panwaslu Minahasa yakni, Donny Rumagit, Rendy Umboh dan Erwin Sumampouw. Kapolres Minahasa AKBP Christ Pusung, Kajari Minahasa Saptana Setyabudi, Paslon nomor urut satu yang diwakili Careig Naicel Runtu (CNR), Paslon nomor urut dua yang diwakili Roy Roring (RR-RD), Parpol pengusung, tim pemenangan, serta pimpinan lembaga kemahasiswaan.

Penulis: Fiser Wakulu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan