Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Pemerintahan Ivansa-CNR Sebut Akan Lindungi Petani Captikus di Minahasa - Fajar Manado

Pemerintahan Ivansa-CNR Sebut Akan Lindungi Petani Captikus di Minahasa

Pemerintahan Ivansa-CNR Sebut Akan Lindungi Petani Captikus di Minahasa
Langowan Selatan, Fajarmanado.com — Pasangan Calon (Paslon) Pilkada Minahasa 2018, Ivan Sarundajang dan Careig Naichel Runtu SIP (Ivansa-CNR menyatakan mendukung peningkatan kesejahteraan petani, termasuk ‘melindungi’ nasib petani captikus.

“Kami (Ivansa-CNR) adalah paslon yang tidak setuju kalau captikus sebagai produk (minuman keras) tradisional Minahasa dilarang diproduksi,” demikian CNR ketika berorasi politik pada kampanye terbatas di Auditorium GMIM Paulus Winebetan, Kecamatan Langowan Selatan, Jumat (13/4/2018), sore tadi.

CNR mengatakan, pemerintahan Ivansa-CNR, apabila terpilih, akan melakukan proteksi kepada petani captikus, yang dikenal banyak di Minahasa, terutama di Kecamatan Langowan Selatan dan sekitarnya.

“Kita akan buat captikus, tidak hanya dikonsumsi masyarakat tetapi juga oleh para turis yang datang berkunjung di daerah ini nanti. “Caranya, akan kami pertajam dalam debat ke dua pada 25 Mei nanti,” ujar Careig, sapaan Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa.

Baca Juga :  Pemilu 2019, Ini Harapan Gubernur Olly di Sulut

Careig menyadari captikus menjadi sumber atau pemicu tindak  kriminalitas di wilayah Polda Sulawesi Utara (Sulut). Namun bukan petani yang salah melainkan mereka yang mengkonsumsi miras.

“Jadi kita akan buatkan regulasi berupa Perda untuk mengatur (kadar) produksi sampai pemasarannya agar para turis bisa ikut mengonsumsi captikus,” jelas Careig yang tampil lebih dulu dengan Paslon Bupati, Ivansa.

Careig mengungkapkan, pemerintah Ivansa-CNR tidak akan melarang petani memroduksi captikus. Tidak bisa dipungkiri kalau banyak petani captikus yang berhasil mdnyrkolahkan anak mereka.

Meski demikian, putra Bupati Minahasa 2003-2013, Drs Stevanus Vreeke Runtu (SVR) ini menyarankan agar masyarakat dapat mengendalikan diri dan membatasi mengkonsumsi miras, apalagi sampai mengganggu Kamtibmas. Sanksinya pasti tetap berhadapat dengan hukum.

Massa yang muncul dalam kampanye terbatas Paslon nomor urut satu dengan jargon BERSATU kali ini, jauh dari luar dugaan. Kendati regulasi Pilkada hanya membatasi maksimal 250 orang, tapi yang muncul ditaksir mencapai 2 ribu orang.

Baca Juga :  Jamaah Masjid Nurul Yaqin Gelar Peringatan 1 Muharram 1440 H

Ada yang datang dengan berjalan kali, namun tak sedikit muncul dengan bendi,  mobil-mobil pribadi baik tertutup maupun mobil terbuka. Tak heran, sepanjang jalan simpang masuk kearah lokasi acara dan jalan utama Langowan-Palamba sempat macet dijubeli kendaraan yang parkir di dua sisi.

Selain Ivansa dan CNR, SVR juga ikut tampil membawakan orasi politik, yang juga dihadiri pimpinan partai politik pengusung dan pendukung,  yakni Partai Golkar, NasDem, PKP Indonesia, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan PAN.

Terpantau hadir pula, mantan anggota DPD RI Aryanthy Baramuli Putri, mantan Ketua Pemuda Katolik Hofny Makarawung beserta sejumlah tokoh Langowan.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan