Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Pengeroyokan Brutal Terekam CCTV, Polisi Cengkram 4 Tersangka - Fajar Manado

Pengeroyokan Brutal Terekam CCTV, Polisi Cengkram 4 Tersangka

Pengeroyokan Brutal Terekam CCTV, Polisi Cengkram 4 Tersangka
Bitung, Fajarmanado.com — Tindak pengeroyokan yang dinilai brutal menghebohkan Kota Bitung. Video aksi penganiayaan disertai pengrusakan, yang terekam CCTV itu sontak menjadi viral di media sosial facebook dalam beberapa hari terakhir.

Dalam video yang beredar pasca peristiwa di depan Alfamart Sagerat Bitung, Rabu (28/11/2018) sekitar pukul 01.30 Wita itu, terlihat empat orang pria menganiaya dua pria lainnya, yakni, JK alias Juan (17 tahun) dan T alias Tutu.

Tak hanya mengeroyok ke dua korban warga Sagerat Satu itu, ke empat pria yang datang menggunakan sepeda motor, juga membabibuta merusak sepeda motor korban.

Usai melampiaskan amarah, ke empat tersangka langsung beranjak dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), sedangkan ke dua korban mendatangi Mapolsek Matuari untuk melapor dengan nomor registrasi LP/241/XI/2018/Res-Btg/Sek Matuari.

Polisi pun bergerak melakukan penyelidikan. Berbekal petunjuk pada CCTV Alfamart Sageret, akhirnya ke empat tersangka berhasil dicengkram di tempat berbeda pada Jumat (30/11/2018).

Baca Juga :  Bertengkar dengan Isteri, Pria Ini Aniaya Anak Tiri Berusia 20 Bulan

Mereka adalah berinisial NR alias Ray (20 tahun), BA alias Arif (18 tahun), CT alias Chris (18 tahun), dan AP alias Ahmad (20 tahun), semua warga Kota Bitung.

Kronologis peristiwa tersebut berawal ketika ke empat tersangka mengendarai sepeda motor, dalam perjalanan dari Treman, Minahasa Utara menuju pusat Kota Bitung. Saat melintas di wilayah Sagerat, para tersanga pelaku dilambung oleh korban yang juga berboncengan sepeda motor.

Tiba didepan Alfamart, korban berhenti. Sesaat kemudian,  datang rombongan para tersangka. Salah satu di antaranya, Ray, turun dari sepeda motor. Tanpa banyak bertanya, langsung menyerang ke dua korban secara membabibuta.

Aksi Ray, diikuti Arif. Bahkan, remaja ini mengancam akan melukai korban dengan panah wayer.

Baca Juga :  Bertengkar dengan Isteri, Pria Ini Aniaya Anak Tiri Berusia 20 Bulan

Sesat kemudian, dua tersangka lainnya ikut ramai-ramai menganiaya ke dua korban, sambil melayangkan pukulan serta tendangan bertubi-tubi. Tak hanya mengeroyok, para pelaku juga merusak sepeda motor korban.

Kapolsek Matuari, Kompol Fery Manoppo mengatakan, motif kasus tersebut karena salah paham.

“Para pelaku mengira bahwa ke dua korban itu akan menghadang saat melintas di Alfamart. Dan juga para pelaku tidak terima saat korban menatap ke arah mereka, lalu mengeroyok dan merusak sepeda motor korban,” ujarnya.

Para pelaku, lanjut Kapolsek, saat itu dalam keadaan mabuk. “Para pelaku kami jerat dengan pasal 170 ayat (1) KUHP subs pasal 351 ayat (1) KUHP Jo pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tandas Kapolsek Manoppo.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan