Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Pertama di Sulut, Tomohon Lunas Bayar Rastra - Fajar Manado

Pertama di Sulut, Tomohon Lunas Bayar Rastra

Pertama di Sulut, Tomohon Lunas Bayar Rastra
Tomohon, Fajarmanado.com — Kota Tomohon menjadi daerah pertamapdi Provinsi Sulawesi Utara yang melunasi beras bersubsidi bagi masyarakat berendapatan rendah (Rastra) tahun 2017.

“Karena itulah Perum Bolog memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemkot Tomohon,” kata Wakil Wali Kota (Wawali) Tomohon Syerly Adelyn Sompotan ketika membuka kegiatan pembinaan Penyaluran Subsidi Betas bagi masyarakat berpendapatan rendah di Kantor Wali Kota Tomohon, Kamis (22/3/2018), pagi tadi.

Acara tersebut dihadiri oleh narasumber, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian pada Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdaprov Sulut Sonny Runtuwene, SE ME, Kabag Komersial dan Pengembangan Bisnis Bulog Sulut Sherli Ransingin, Kabag Perekonomian Setda Kota Tomohon Harny Korompis, SE, dengan peserta para Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS) Kecamatan, serta para Lurah se- Kota Tomohon.

Baca Juga :  Buka Cabor Anggar, Pandeirot: Pemkot dan KONI Terus Bersinergi Bangun Prestasi Olahraga

Membacakan sambutan Wali Kota Jimmy Feldie Eman SE Ak, SASS sapaan akrab Wawali selanjutnya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja para camat, lurah dan perangkat yang telah melaksanakan tugas penyaluran subsidi beras bagi masyarakat di kelurahan masing-masing dengan baik sehingga Kota Tomohon boleh mendapat apresiasi dari Perum Bulog Divre Sulut sebagai Kota/Kabupaten Pertama yang Lunas 100 persen untuk penyaluran Rastra tahun 2017.

Baca Juga :  Sambangi Polda Sulut, Eman Matangkan Kejuaraan Voli Kapolda Cup

“Kota Tomohon pada tahun 2017 lalu mendapatkan subsidi beras sebanyak 4.901 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan di tahun 2018 mengalami penurunan sebanyak 65 KPM yaitu 4.836 KPM dengan jumlah masing-masing KPM mendapat 10 kg dari total jumlah penerima KPM 48.360kg/bulan. Terhitung januari 2018 KPM tidak lagi membayar harga per kilonya, namun saat ini diberikan secara gratis bagi seluruh KPM,” ujar Wawali SAS.

Penulis: Prokla Mambo

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan