Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Pesta Miras Berujung Maut, 3 Tikaman Cabut Nyawa Pria Ini

Pesta Miras Berujung Maut, 3 Tikaman Cabut Nyawa Pria Ini
Modayag, Fajarmanado.com – Pesta minuman keras (miras) kembali berujung maut. Tiga tikaman benda tajam akhirnya mencabut nyawa Edgar Harinda, pria 29 tahun, warga Desa Mangkid, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Peristiwa berdarah ini dikabarkan terjadi di Desa Lanut, Kecamatan Modayag, Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Kamis (12/04/2018) malam, sekitar pukul 19.30 Wita.

Korban Edgar meregang nyawa di tempat kejadian perkara setelah ditikam secara bergantian dengan satu pisau oleh rekan pesta mirasnya, dua remaja yang masing-masing berinisial KK (14 tahun) dan GT (17 tahun).

Ke dua tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Lanut, yang memiliki kawasan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) skala kecil ini, berhasil diringkus polisi sekitar tiga jam usai kejadian.

Sore itu, pukul 15.00 Wita, korban bersama ke dua tersangka serta dua saksi, Indra (18 tahun) dan Fendy (26 tahun) serta pemilik pisau, Yudi (22 tahun) berkumpul di depan rumah rekan mereka, Hendra sambil pesta miras.

Diduga karena sudah dipengaruhi miras yang berlebihan, sekitar pukul 19.30 Wita, terjadi adu mulut antara tersangka dengan korban.

Dalam keadaan mabuk berat perdebatan pun kian meruncing sehinggs tersangka KK tiba-tiba memukul pipi korban dengan tangan kanan sebanyak satu kali.

Mendapat bogem mentah, korban langsung beranjak melarikan diri namun dikejar oleh kedua tersangka. KK yang saat itu membawa pisau, berhasil mendekat dan menikam korban dari belakang sebanyak dua kali, tepat mengenai punggung dan pinggang.

KK kemudian memberikan pisau tersebut kepada GT, yang sudah berada di dekatnya. GT pun menikamkan pisau itu ke tubuh korban yang sudah tak berdaya bersimbah darah. Tiga tikaman membuat korban jatuh tersungkur dan tewas di lokasi kejadian, yang hanya berjarak sekitar 25 meter dari tempat pesta miras.

Korban dibiarkan ke dua tersangka di TKP, kembali ke tempat semula dan memberitahukan kejadian tersebut kepada para saksi, sambil menunjukkan barang bukti yang berlumuran darah. Ke dua tersangka pun  diantar pria bernama Jamrud ke rumah orang tua KK, di Desa Molobog, Kecamatan Nuangan.

Pihak Polsek Modayag yang mendapatkan laporan, segera mendatangi dan melakukan olah TKP, kemudian memburu tersangka, dibantu Polsek Nuangan. Kedua tersangka akhirnya ditangkap tanpa perlawanan, di rumah orang tua KK, sekitar pukul 22.45 Wita atau sekira 3 jam kemudian.

Kapolres Bolaang Mongondow, AKBP Gani Siahaan melalui Kasubbag Humas, AKP Syaiful Tammu membenarkan adanya kejadian tersebut.

Kedua tersangka, kata Kasubbag Humas, telah diamankan di Mapolsek Modayag bersama barang bukti, pemilik barang bukti dan dua saksi. “Kasus ini masih dalam pengembangan, untuk mengetahui kemungkinan adanya tersangka lain,” jelasnya.

Penulis: Didi Gara

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan