Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Pesta Tulude di Desa Winuri, Kolaborasikan Adat Nusa Utara dan Minahasa

Pesta Tulude di Desa Winuri, Kolaborasikan Adat Nusa Utara dan Minahasa
Hukum tua desa Winuri, Shinta Deisye Kasso didampingi Suami Denny Sompie dan Kadis Pariwisata Minut, Theodora Luntuntungan Diantar dengan tarian kabasaran

Liktim,Fajarmanado.com – Perayaan pesta adat Tulude di desa Winuri kecamatan Likupang Timur (Liktim), berlangsung meriah dan sarat budaya. Pesta adat nusa utara yang digelar dilapangan desa Winuri, Sabtu (3/1), turut menampilkan tarian cakalele yang merupakan tarian perang Minahasa.

Tokoh masyarakat Likupang yang juga sebagai anggota DPRD Minahasa Utara, Denny Sompie menuturkan, perayaan pesta adat Tulude ini dikemas berbeda dengan menyatukan kebudayaan nusa utara dan Minahasa agar memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Hal itu terbukti dengan besarnya antusias masyarakat dalam meramaikan pesta adat tersebut, yang tak hanya dari kalangan nusa utara melainkan masyarakat Minahasa juga turut larut dalam kemeriahan pesta ada yang digelar setiap awal tahun ini.

“Dimana bumi dipijak, disitu langit di junjung, ungkapan ini merupakan refleksi dari perayaan pesta adat tulude di desa Winuri. Kebudayaan nusa utara kita kolaborasikan dengan kebudayaan Minahasa tanpa menghilangkan makna dan nilai budaya dari kedua daerah terbut.”kata Sompie.

Momentum ini lanjutnya, memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat nusa utara di tanah Minahasa Utara yang rukun dan hidup berdampingan serta saling menghargai satu sama lain. Ia berharap, pesta adat tulude ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Minahasa Utara sekaligus mendukung program pemerintah di bidang pariwisata.

“Kita ketahui bersama, daerah Likupang masuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata, untuk itu iven-iven seperti ini harus didorong dan ditunjang penuh oleh pemerintah guna mendukuk KEK pariwisata sekaligus mendongkrak jumlah wisatawan di Minahasa Utara.”terang legislator dari partai PKPI ini.

Sementara, Kadis pariwisata Minut Theodora Luntungan saat membawakan sambutan bupati menyampaikan apreseasi kepada masyarakat nusa utara yang telah membawa adat Tulude ini di tanah Minahasa Utara yang dapat diterima oleh semua kalangan termasuk masyarakat Minahasa Utara sehingga pesta adat tulude ini masuk dalam agenda tahunan pemerintah kabupaten Minahasa Utara.

“Ini suatu kebanggaan dan prestasi yang telah ditorehkan masyarakat nusa utara yang mampu melestarikan tradisi adat tulude ini di tanah Minahasa Utara yang notabene kultur budayanya berbeda. Selain itu, berkat konsistensi dan nilai positif yang terkandung dalam pesta adat tulude ini sehingga pemerintah telah memasukan pesta adat tulude sebagai agenda tahunan.”ujar Luntungan.

Ia juga berharap, pesta adat tulude ini bisa memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata di Minahasa Utara skaligus menunjang visi dan misi bupati dan wakil bupati yang salah satunya memajukan sektor pariwisata.

Hukum tua desa Winuri, Shinta Deisye Kasso dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan, PT. MSM dan dinas pariwisata yang telah mendukung pelaksanaan pesta adat tulude di desa Winuri. Ia juga memberikan apreseasi masyarakat desa Winuri yang telah berperan aktif dalam penyelenggaraan tulude mulai dari persiapan hingga puncak pelaksanaan acara.

“Pelaksanaan pesta adat tulude ini, bisa terlaksana berkat bantuan dan dukungan dari semua pihak telebih khusus masyarakat desa Winuri yang bahu-membahu bersama panitia demi suksesnya pesta adat tahunan ini. Pesta adat ini sudah menjadi agenda rutin yang kami laksanakan setiap awal tahun berjalan.”tutur Kasso.

 

Penulis : Joel Polutu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan