Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan di Watulaney - Fajar Manado

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan di Watulaney

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan di Watulaney
Tondano, Fajarmanado.com — Unit Jatanras Polres Minahasa menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan di Desa Watulaney, Kecamatan Lembean Timur yang mengakibatkan lelaki Randy Gerungan (31 tahun) meninggal dunia.

Rekonstruksi dilaksanakan di kompleks Mapolres Minahasa pada Selasa (8/1/2019) tadi dengan menghadirkan satu dari tiga tersangka yakni lelaki LK (17 tahun) alias Lino.

Menurut Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Franky Ruru, melalui Kanit Jatanras Reskrim Polres Minahasa AIPDA Michael Pesik SH, rekonstruksi dibuat terpisah dengan kedua tersangka lainnya, AK alias Andre (22 tahun) dan JK alias Jundo (25 tahun), karena tersangka Lino masuk dalam golongan anak di bawah umur.

“Dalam kasus ini Lino turut serta menganiaya korban Randy dengan menendang korban menggunakan kaki kanannya saat korban dalam keadaan tersungkur di tanah. Hal ini terungkap jelas saat Lino melakukan 15 adegan dalam rekonstruksi,” ujar Pesik.

Baca Juga :  Wakili ROR, Korengkeng Harap Tahun Politik Tidak Pengaruhi Kinerja Wakil Rakyat

Lanjutnya, rekonstruksi ini dibuat berbeda karena salah satu tersangka RK alias Lino masih dibawah umur dengan memperhatikan UU sistem peradilan.

“Keterlibatan Lino yakni membatu para tersangka lainnya melakulan penganiayaan kepada korban dengan cara menendang menggunakan kaki kanan sebanyak satu kali, yang terjadi pada adegan ke-11,” jelas Pesik.

Sementara, para tersangka ini dikenai Pasal sama yakni 338 KUHP, sub 170 ayat 2 ke-3, lebih sub 351 ayat junto 55 KUHP, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Minahasa

“Namun, khusus anak di bawah umur, dikenai sepertiga masa hukuman putusan pengadilan dari orang dewasa,” tambahnya.

Diberitakan  sebelumnya, Kamis (03/01/2019) dini hari lalu, ditemukan seseorang bersimbah darah di depan pintu rumah Keluarga Gerungan-Watulingas, dalam keadaan tidak bernyawa.

Pada tubuh korban yang belakangan diketahui bernama Randy Gerungab, warga Watulaney ini, terdapat luka robek di perut sebelah kanan.

Informasi diperoleh saat itu, korban sejak malam hingga subuh sempat menghadiri acara tutup tahun bertempat di lapangan Desa Watulaney Amian, dan saat itu terjadi keributan antara korban dan para pelaku, yang akhirnya memyebabkan Randy tewas.

Penulis: Fiser Wakulu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan