Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Polres dan Pemkab Minut, Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Korban Mako Brimob, Surabaya dan Sidoarjo

Polres dan Pemkab Minut, Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Korban Mako Brimob, Surabaya dan Sidoarjo
Bupati Vonnie Anneke Panambunan di dampingi Kapolres Minut AKBP. Alfaris Pattiwael bersama Forkopimda dalam aksi 1000 Lilin untuk korban Teroris

Airmadidi,Fajarmanado.com – Polres Minahasa Utara bersama pemerintah kabupaten menggelar aksi 1000 lilin sebagai bentuk solidaritas terhadap korban teroris di Markas Brimob Kelapa Dua Jakarta, korban bom Surabaya dan Sidoarjo yang mengakibatkan belasan orang meninggal dunia.

Dalam aksi yang digelar di Zero Point Minahasa Utara ini, Senin (14/5) diawali dengan deklarasi anti teroris dan paham radikal yang dibacakan oleh anggota DPRD Minut, Lucky B Kiolol dan dilanjutkan penandatanganan menolak aksi terorisme dan paham radikal didua buah baliho sepanjang 12 meter oleh Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan yang diikuti oleh Forkopimda dan seluruh masyarakat yang hadir dalam aksi tersebut.

Bupati Vonnie Anneke Panambunan saat diwawancarai menyatakan keprihatinannya terhadap anggota Polisi dan masyarakat yang menjadi korban serta mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Mako Brimob dan Surabaya. Terkait hal ini, pihaknya mengingatkan kepada seluruh komponen masyarakat di kabupaten Minahasa Utara untuk menjaga persatuan dan kesatuan dan tidak terpancing dengan aksi terorisme.

“Saya mengajak kepada seluruh pimpinan agama untuk terus mendoakan kabupaten Minahasa Utara agar daerah ini dilindungi dari paham yang dapat memecah belah keutuhan dan kerukunan yang selama ini telah terjalin dengan baik. NKRI harga mati dan saya sangat menolak keras aksi terorisme dan paham radikal.”Tegas Panambunan.

Kapolres Minahasa Utara AKBP. Alfaris Pattiwael mengatakan, aksi teror yang terjadi saat ini sasarannya anggota polisi, untuk itu pihaknya bersama TNI telah membangun kerja sama untuk menjaga keamanan serta memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat.

“Saat ini sasaran nyata teroris adalah anggota polisi dan keluarga, untuk itu kami telah perketat pengamanan di kantor Polres Minut . Sejak kemarin kantor Polres Minut kami tetapkan siaga satu.”terang Pattiwael.

Lebih lanjut Pattiwael menghibau kepada masyarakat untuk memberikan informasi apabila mendapati hal-hal yang mencurigakan guna mencegah masuknya paham radikal  masuk ke wilayah Minahasa Utara.

 

Penulis : Joel Polutu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan