Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Polres Minsel Amankan 3 Pelaku Penganiayaan di Dua Lokasi Berbeda

Polres Minsel Amankan 3 Pelaku Penganiayaan di Dua Lokasi Berbeda
AT alias Aldi (19 tahun) dan JD alias Jenly (18 tahun) terpaksa harus berurusan dengan hukum karena menganiaya Ferly Bataren (32 tahun), warga Desa Lobu, Kecamatan Touluaan, Mitra, Sabtu (02/12/2017). Foto: Humas Polres Minsel.
Amurang, Fajarmanado.com –  Jajaran Polres Minahasa Selatan (Minsel) berhasil mengamankan tiga pelaku penganiayaan di dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Minsel dan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Mereka adalah GT alias Gerry (20 tahun) serta AT alias Aldi (19 tahun) dan JD alias Jenly (18 tahun).

Gerry ditangkap Sabtu (02/12/2017) malam, beberapa jam setelah menganiaya Denny Wenas, pria 32 tahun sekampungnya, Desa Tenga, Kecamatan Tenga, Minsel pada sore sebelumnya.

Sementara Aldy dan Jenly, warga Desa Ranoketang Atas Satu, Kecamatan Touluaan, Mitra, dilaporkan menganiaya Ferly Bataren (32 tahun), warga Desa Lobu, juga Kecamatan Touluaan di Desa Ranoketang Atas Satu pada Sabtu, tadi malam pula.

Tim Gabungan Polsek Touluaan berhasil mengamankan dua pelakunya beberapa saat kemudian. “Kedua pelaku merupakan warga Desa Ranoketang Atas Satu. Keduanya kami tangkap pada Sabtu Malam,” ungkap Kapolsek Touluaan, Iptu Michael Kamagi.

Informasi diperoleh, penganiayaan ini berawal saat korban yang mengendarai sepeda motor hendak pulang ke rumahnya. Dalam perjalanan pulang, korban berusaha menghindari jalan yang berlobang hingga nyaris bertabrakan dengan sepeda motor pelaku yang keluar dari lorong.

Kedua pelaku, lanjut Kapolsek, saat itu sudah dalam keadaan mabuk. “Kejadian diawali dengan adu mulut dan berakhir dengan penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama oleh kedua pelaku terhadap korban. Keduanya sempat melarikan diri, dan saat ini diamankan di Mapolsek untuk diproses lebih lanjut,” tandasnya.

Sedangkan Gerry ditangkap Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polsek Tenga di rumahnya,  Desa Tenga, Kecamatan Tenga, sehari setelah menganiaya korban Denny Wenas pada Sabtu sore kemarin.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Jumat (01/12/2017), sekitar pukul 22.00 Wita di halaman rumah keluarga Hamade-Rorimpandey, Desa Tenga.

Tanpa alasan yang jelas, pelaku memukul korban menggunakan tangan kosong hingga mengakibatkan luka lebam di rahang kiri, telinga dan leher.

Kapolsek Tenga, Iptu Muhammad Amri mengatakan, pelaku ditangkap usai pihaknya menerima laporan dari korban. “Pelaku kami sudah amankan di Mapolsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tukasnya.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan