Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Prakarsai Transparansi, Walikota Puji Kadis PUPR Manado

Prakarsai Transparansi, Walikota Puji Kadis PUPR Manado
Walikota Manado, DR, Ir, G.S Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA, menyaksikan penandatanganan beberapa proyek di Dinas PUPR Kota Manado, Kamis (15/06) siang tadi. (Foto : Simon/Fajarmanado)
Manado, Fajarmanado.com -Walikota Manado, DR, Ir, G.S Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA terobosan yang dilakukan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Kota Manado, Peter Karl Bart Assa, ST, M.Sc, Ph.D.

Pujian ini disampaikan Walikota Manado saat memberikan sambutan pada acara Penandatanganan Kontrak Kerjasama dan Pre-Construction Meeting (PCM) pada kegiatan peningkatan /pemeliharaan jalan Hot mix (DAK Tahun anggaran 2017) yang digelar dinas PUPR di ruang Tarsius hotel Gran Puri Manado, Kamis (15/06) siang.

“Lahirnya SIMPEL (Sistem Informasi Manajemen Pengadaan Langsung) merupakan inovasi dan karya murni dari Kadis PUPR. Kita harus apresiasi terobosan yang dilakukan Kadis PUPR,” puji Walikota.

SIMPEL ini mendukung semangat kami menuju Smart City, tambah Walikota.

Selain itu, terobosan yang dilakukan Kadis PUPR ini memperlihatkan Pemkot Manado serius bekerja dengan berpedoman ke transparansi dan akuntabilitas, katanya.

Sebelumnya, Kadis PUPR Kota Manado, Peter Karl Bart Assa, ST, M.Sc, Ph.D melaporkan saat ini pihaknya melakukan proses pengadaan barang dan jasa di kota Manado secara transparansi dan akuntabilitas.

“Sistem ini kami lakukan untuk mendukung program Smart City dari Walikota dan Wakil Walikota. Selain itu, sesuai dengan instruksi bapak Presiden Joko Widodo terkait peecepatan pembangunan,” bebernya.

Mantan Kepala Bappeda Kota Manadi ini juga melaporkan, saat ini 250 penyedia jasa yang terdaftar di SIMPEL. Dari jumlah itu, 160 diantaranya sudah ter verifikasi.

Pagi tadi, disaksikan langsung oleh Walikota Manado dilakukan penandatanganan 7 proyek dari 9 proyek yang anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Setelah itu, Dinas PUPR juga melakukan penandatanganan beberapa proyek yang dilakukan secara penunjukkan langsung (PL).

Selanjutnya, pihak PUPR melakukan Pre-Construction Meeting (PCM) dengan 13 perusahaan penyedia jasa.

Penulis : Simon Siagian

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan