Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Proyek DAK Minsel 2017 Mulai Dikerjakan

Proyek DAK Minsel 2017 Mulai Dikerjakan
Plt Kepala Dinas PU&PR Minsel Rudy F Tumiwa, ST MM menegaskan, siap bertindak tegas bila ada perusahaan yang mengerjakan proyek asal jadi berasal DAK APBN 2017 di Minsel yang mulai action.

Amurang, Fajarmanado.com – Pengerjaan proyek infrastruktur jalan dan jembatan yang dibiayai pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Minahahsa Selatan (Minsel) 2017, yang sebelumnya sempat tertunda akhirnya mulai dikerjakan. 

Kepala bidang bina marga Ventje Karouwan, ST Msi mengatakan, sejumlah paket proyek DAK Minsel 2017  yang sedang dikerjakan antarai lain, pembangunan jembatan Ranomea Pantai berbandrol Rp 10,2 milyar, pembangunan jembatan Ranowangko Pantai Rp 3,2 milyar dan peningkatan infrastruktur jalan Sapa – Pakuure Rp 8,3 milyar.

“Kami sangat bersyukur karena proyek yang sebelumnya sempat tertunda akhirnya mulai dikerjakan sejak pekan lalu. Sebagai pemerintah kami sangat berharap peran serta masyarakat dalam mengawal dan mengawasi pengerjaan proyek ini, untuk menghidari adanya penyimpangan,”kata Karouwan. Sabtu (17/6/2017) dihubungi melalui telepon selular.

Karouwan juga membantah jika proyek pembangunan ruas jalan Sapa – Pakuure sarat kepentingan salah satu anggota DPRD Minsel , sebab proyek jalan yang kebetulan melewati perkebunan milik anggota DPRD bukan atas setingan atau keinginan dari pemilik lahan, melainkan sesuai dengan rencana pembangunan yang telah dibuat pemerintah berdasarkan aspirasi masyarakat.

“Soal proyek peningkatan struktur ruas jalan Sapa-Pakuure  murni aspirasi warga Sapa-Pakuure. Jadi, bila ada kesan sarat kepentingan sejumlah anggota DPRD Minsel adalah kurang tepat. Memang, proyek tersebut melewati perkebunan millik anggota DPRD dari dapil III. Tetapi kami  tidak melihat adanya kepentingan anggota DPRD tertentu dalam pekerjaan proyek ini.”jelasnya.

Ia mencontohkan pekerjaan proyek jalan Pakuure-Makasili (Kumelembuai, red), yang melalui APBD 2017 kinipengerjaannya telah dilanjutkan. Apakah proyek diatas sarat politik. Untuk itu Karouwan meminta warga untuk tidak menilai proyek-proyek yang sementara dikerjakan sarat kepentingan oknum tertentu.

‘’Kalau pekerjaan proyek Sapa-Pakuure dan Pakuure-Makasili tidak sesuai. Maka, warga diminta untuk mengawasinya. Dinas PUPR Minsel siap bertindak bila kontraktor atau perusahaan tak sesuai bestek dalam pekerjaannya,”tegasnya.

Ditambahkannya lagi, selain proyek DAK ada pula beberapa proyek yang didanai APBD yang sedang dikerjaan, diantaranya proyek lanjutan pemeliharaan berkala ruas jalan Rumoong Lansot-Kaneyan dengan anggaran Rp 4 miliar lebih, Proyek pemasangan bolder pengaman pantai jalan pantai Kawangkoan Bawah (belakang GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah) sebesar Rp 1,5 miliar, serta pembangunan jalan Buyungon-Sasayaban/Uwuran Dua yang berbandrol Rp 4 miliar lebih.

‘’Khusus jalan Buyungon-Sasayaban/Uwuran Dua pembukaan jalan baru, pembangunan jalan ini menjadi prioritas Bupati Christiany Eugenia Paruntu dan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar, karena lokasi Sasayaban akan dibangun sejumlah sarana penting. Disamping itu juga proyek peningkatan ruas jalan dalam kota Amurang Barat (komplek TPAM Mobongo) dengan total anggaran Rp 1,2 miliar.”terangnya.

 

Penulis: Andries Pattyranie

Editor : Joel Polutu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan