Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Proyek Jembatan Tol Manado - Bitung Ambruk, 2 Pekerja Tertimbuan Matrial Proyek - Fajar Manado

Proyek Jembatan Tol Manado – Bitung Ambruk, 2 Pekerja Tertimbuan Matrial Proyek

Proyek Jembatan Tol Manado – Bitung Ambruk, 2 Pekerja Tertimbuan Matrial Proyek
Lokasi pembangunan jembatan tol di desa Tumaluntung
Kauditan, Fajarmanado.com – Proyek pembangunan jembatan tol Manado-Bitung di wilayah Tumaluntung sepanjang 17 Meter ambruk. Dari 20 pekerja yang sedang beraktifitas di sekitar proyek tersebut, 9 diantaranya berhasil menyelamatkan diri, sementara 9 pekerja lainnya sedang di rawat dirumah sakit Lembean dan 2 pekerja masih dalam proses efakuasi dari reruntuhan matrial proyek.

Manager proyek jembatan dari PT Wika, Bayu Hermawan saat dikonfirmasi dilokasi proyek, Selasa (17/4/2018) mengatakan, pihak perusahaan saat ini sedang melakukan upaya untuk mengangkat material dengan dibantu tim SAR Manado. Selain itu, para korban diberikan oksigen dan alat bantu lainnya untuk membantu korban yang tertimbun reruntuhan matrial proyek.

Baca Juga :  Pemerkosa Gadis Belia Dicengkram Polisi, Fakta Lain Terungkap

“Sampai saat ini kami masih berupaya untuk mengevakuasi korban yang tertimbun reruntuhan proyek. Untuk detail pekerja yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit, masih kami inventaris apakah pekerja mengalami luka ringan atau luka berat. Seluruh pekerja yang menjadi dalam pekerjaan proyek ini berasal dari jawa.”kata Hermawan.

Hermawan menjelaskan, pekerjaan proyek tersebut secara teknis sangat aman dan memenuhi Standart Opration Procedure (SOP). Selain itu, proyek tersebut secara rutin dilakukan inspeksi oleh konsultan disemua titik, sementara di menit-menit akan terjadinya insiden tersebut tidak ada indikasi akan terjadi kecelakaan.

Baca Juga :  Perkosa Gadis Belia di Pekuburan, Buruh Bangunan Melarikan Diri

Sementara kepala kantor SAR Manado, Mohammad Arifin mengatakan, proses evakuasi sedikit mengalami kesulitan karena adanya rangka besi jembatan tersebut. Selain itu hingga pukul 19.30 Wita kedua korban yang tertimbun material sudah tidak terdengar suara. Pihaknya menduga korban dalam kondisi lemah.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan korban dan kami berharap proses evakuasi ini bisa berjalan lancar. Proses evakuasi ini juga harus dibawah 5 jam karena material pengecoran menurut insinyur proyek akan mengeras dalam waktu tersebut.”ujar Arifin.

 

Penulis : Joel Polutu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan