Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Sebulan Diusul, DPP PKP Indonesia Mendesak DPRD Proses PAW Bart Senduk - Fajar Manado

Sebulan Diusul, DPP PKP Indonesia Mendesak DPRD Proses PAW Bart Senduk

Sebulan Diusul, DPP PKP Indonesia Mendesak DPRD Proses PAW Bart Senduk
Wakil Sekretaris DPP PKP Indonesia, Jelly Wensy Siwy, SPt ketika memasukkan berkas usulan PAW Bart Senduk di Kantor DPRD Sulut, Kairagi Manado, Kamis (6/9/2018).
Manado, Fajarmanado.com — Dewan Pimpinan Provinsi PKP Indonesia Sulawesi Utara (Sulut) mendesak pimpinan DPRD Sulut memroses usulan Pengganti Antar Waktu (PAW) Bart Yosephus Kalalo Senduk.

“Kami heran, sudah satu bulan terhitung surat pengajuan PAW atas nama saudara Bart Yosephus Kalalo Senduk kami ajukan secara resmi ke DPRD Provinsi (Sulut), belum ada kejelasan sampai saat ini,” kata Sekretaris DPP PKP Indonesia Sulut, Renhard Lolong kepada wartawan di Manado, Sabtu (6/10/2018).

Didampingi Waseknya, Jelly Wensy Siwy, SPt, Lolong mengatakan, DPP PKP Indonesia memasukkan surat PAW antas nama Bart Yosephus Kalalo Senduk, yang dikenal dengan panggilan Bart Senduk sebagai anggota DPRD Sulut periode 2014/2019  pada tanggal 6 September 2018. Surat itu diterima piket Kantor DPRD Sulut, Angel Mandagie.

“Kami punya surat tanda terimanya,” kata Jelly Wensy Siwy, yang mengaku membawa langsung surat bernomor 132/DPP PKP IND/Sulut/IX/2018 tertanggal 5 September tersebut.

Baca Juga :  Erupsi Gunung Soputan Adem Ayem, Kapolda Waskito Sebut Ada Berita Hoax

Sekretaris DPRD Sulut, Arnold Mononutu, lanjut dia, membenarkan jika surat dimaksud siap diproses dan sudah berada di meja Ketua DPRD Andrei Angouw sejak tanggal 9 September 2018 lalu.

“Anehnya, saat paripurna dewan pada tanggal 14 (September 2018), surat itu tidak dibaca,” kata Siwy, yang juga dikenal sebagai wartawan ini.

Untuk itulah, pihak pengurus DPP PKP Indonesia Sulut berusaha meminta klarifikasi langsung kepada Ketua DPRD Andrei Angouw soal penyebabnya.

“Kami sempat bertemu saat deklarasi kampanye damai Pemilu 2019 di kawasan Megamas Manado pada 23 September lalu,” katanya.

“Tapi apa kata Pak Ketua (Andei Angouw), saya belum pernah melihat surat itu, nanti saya cek,” sambung Siwy sambil mengungkapkan keheranannya karena surat PAW dimasukkan sejak 6 September silam.

Baca Juga :  Bentelu Pindah Partai, Audy Wongkar Sah Anggota DPRD Sulut

Meski demikian, ketika rapat paripurna DPRD Sulut dalam rangka HUT Provinsi pada 24 September silam, surat PAW Bart Senduk itu tidak juga dibaca sebagai surat masuk.

Begitu pun saat pelantikan Audy Wongkar sebagai anggota DPRD Sulut PAW dari PDIP, surat PAW dari PKP Indonesia tersebut tidak dibacakan pula.

“Ada apa ini. Mengapa PAW PDIP sudah dilantik sementara dari partai kami, PKP Indonesia belum juga diproses,” ketus Siwy.

Padahal, lanjut dia, sesuai regulasi yang ada, baik UU Nomor 17 Tahun 2014, PP Nomor 12 Tahun 2018 dan PKPU Nomor 6 Tahun 2017, usulan PAW anggota DPRD harus ditindaklanjuti paling lambat 7 hari setelah surat diterima DPRD.

Penulis: Fiser Wakulu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan