Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Sejumlah Ketua PK Sesalkan Sikap Pimpinan KNPI Mitra

Sejumlah Ketua PK Sesalkan Sikap  Pimpinan KNPI Mitra
Ratahan,Fajarmanado.com — Karut marut urusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) berbuntut protes. Kali ini dilayangkan sejumlah Pengurus Kecamatan (PK) kepada 13 penggawa DPD KNPI Minahasa Tenggara (Mitra)  yang bertolak ke Jakarta, Rabu (2/12/2017) silam.

Agenda temu wicara 13 pengurus DPD KNPI di Kementerian Pemuda dan Olahraga ditengara tidak lebih dari agenda pelesir. Konon keberangkatan 13 petinggi DPD KNPI Mitra ke Jakarta tidak melalui rapat pleno bersama PK.

“Tahu tahu sudah ada yang berangkat. Kami sebagai PK KNPI tidak cemburu, namun pola keberangkatan diam diam seperti ini bukan tipikal sebuah organisasi,” tegas PK KNPI Ratahan, Noldy Pangkerego.

Pangkerego juga menyayangkan pola kerja serampangan DPD KNPI yang nyata-nyata mengesampingkan hak mengeluarkan pendapat dari PK Kecamatan. “Giliran urusan berangkat ke luar daerah, PK sama sekali tidak dilibatkan,” sesal Pangkerego.

Hal senada juga di utarakan oleh Ketua PK Touluaan Gerri Mokobimbing, aroma ketidak harmonisan di tubuh Komite Nasional Indonesia (KNPI) Minahasa Tenggara, semakin kentara. Pasalnya, antara Dewan Pembina Daerah (DPD) II dan Peminpin Kecamatan (PK) tak lagi sejalan. Hal ini-pun berbuntut tidak baik disetiap kegiatan DPD. Yang dinilai terlalu ekstrem mengambil langkah tanpa adanya forum resmi sebagaimana yang diatur oleh organisasi itu sendiri.

Sikap para pimpinan DPD KNPI Mitra, yang dipimpin Jones Suoth Cs, tersebut disesalkan Ketua Kecamatan (PK) Touluaan Selatan, Reagen Pantow. “Seharusnya mereka (DPD) melakukan aturan organisasi seperti yang diamanatkan. Misalnya, melakukan rapat pleno dengan setiap PK kalau ada kegiatan. Sebab, PK juga bagian dari KNPI,” seru Pantow

Menurut Pantow, keberangkatan 13 peserta, ke Jakarta, dengan agenda temu wicara di Kementrian atas penunjukkan DPD dinilai tidak relevan.
“Saya juga baru tahu ketika sebagian pengurus DPD memposting keberangkatan melalui Medsos. Separah itukah para pimpinan DPD?,” ketus Pantow dengan nada sesal.
Lanjut kata Pantow, PK tentunya tidak mempersoalkan ketika ada keberangkatan dari DPD. Asalkan agenda keberangkatan tersebut melalui mekanisme sebagaimana yang diatur oleh organisasi.
“Kami (PK) tidak mempersoalkan terkait agenda terbang keluar daerah oleh DPD KNPI. Justru itu semakin menguatkan organisasi kalau itu memang melalui jalur yang tepat. Setidaknya DPD melakukan rapat pleno bersama PK. Dari situ baru diputuskan siapa yang akan berangkat. Kan itu lebih asyik dan yang pasti tidak ada polemik,” tutur Pantow.
Lagi kembali disayangkan Pantow, seharusnya diakhir masa jabatan, para pimpinan DPD berbuat hal yang gemilang di tubuh KNPI. Misalnya, sambung Pantow, membuat kegiatan nyata di masyarakat dengan melibatkan PK.

“Setidaknya bisa jadi contoh bagi setiap PK dan menjadi teladan dimasyarakat. Ketimbang melangkah sendiri dan akhirnya menciptakan polemik dan berakhir dengan penuh tanda tanya,” ujar pria yang dikenal vokal tersebut.

Pantow pun mempertanyakan dana tersebut kepada Dinas Pemuda dan Olahraga. Apa, lanjut Pantow, yang mengikuti temu wicara tersebut ditujukan langsung kepada DPD atau seharusnya ada PK didalamnya sebagai bagian dari KNPI Mitra. “Ini persoalan. Dinas terkait harus menjelaskan ini ke publik. Anggaran itu berapa dan apakah sudah melalui mekanisme atau sebaliknya,” tanya Pantow.

Sementara, terkait keberangkatan peserta temu wicara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Boy Akay, selaku yang memfasilitasi dan pihak yang bertanggungjawab, sampai saat ini belum memberikan komentar.

Sayangnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Boy Akay, belum bisa dikonfirmasi di nomor ponsel 0813 5621 xxxx. Diketahui keberangkatan penggawa DPD KNPI mengggunakan anggaran pemerintah pusat yang dititipkan di Dinas Pemuda dan Olahraga.

Penulis : Didi Gara

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan