Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Selangkah Lagi, Harga Kopra Sulut Segera Membaik - Fajar Manado

Selangkah Lagi, Harga Kopra Sulut Segera Membaik

Selangkah Lagi, Harga Kopra Sulut Segera Membaik
Jakarta, Fajarmanado.com — Perjuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) memproteksi kenaikkan harga kopra produksi Nyiur Melambai ini, selangkah lagi segera terwujud.

Peluang ini terungkap saat Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw bertemu kembali dengan perusahaan konsumen kopra Sulut di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Pertemuan yang digelar di Gedung Menara Revindo, Kebon Sirih, Jakarta itu, melibatkan PT Cargill Indonesia yang diwakili oleh Arif, salah seorang Direktur dan Plant Manager, Imelda,  Pimpinan Perusahaan PT Multi Nabati Bitung Iwan dan PT Agro Makmur Raya diwakili Rapolo Hutabarat.

Sebelumnya, dua hari silam, Wagub Kandouw bertemu dengan empat pabrikan minyak kelapa Sulut di ruang rapat Wagub, Jalan 17 Agustus Manado. Yakni, PT. Cargil Indonesia Indonesia Amurang, PT Salim Ivomas Pratama Bitung, PT Agro Makmur Raya Bitung dan PT Multi Nabati Sulawesi Bitung.

Hasil pertemuan tersebut, ke empat perusahaan konsumen kopra itu menyarankan Pemprov Sulut bertemu dengan pimpinan perusahaannya masing-masing untuk membahas persoalan harga pembelian kopra di daerah ini.

Baca Juga :  Hebat..! Libatkan Peserta Terbanyak, Sulut Juara POPWIL V 2018

Oleh karena itulah, dalam pertemuan ke dua ini, Kandouw menyampaikan bahwa Pemprov Sulut memahami situasi dan kondisi fluktuasi harga kopra saat ini yang menurun sebagai akibat dari konsumsi dan permintaan pasar dunia yang menurun.

Meski demikian, ia berharap agar perusahaan-perusahaan yang merupakan pembeli utama komoditi kopra tersebut tergerak hatinya untuk melihat kondisi rakyat Sulut yang sebagian besar adalah petani Kopra.

Solusi yang ditawarkan, antara lain, dengan mengurangi sedikit keuntungannya dan menaikkan harga kopra yang dibeli dari masyarakat, terlebih ketika saat ini sebagian besar para petani sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi perayaan Natal.

Melalui pembahasan yang alot, ke tiga perusahaan tersebut merespons positif keinginan Pemerintah Pemprov Sulut namun memintakan agar ada surat himbauan ke pihak perusahaan yang akan dijadikan sebagai pijakan dalam mengambil keputusan.

Baca Juga :  Bertemu Gubernur Olly, Hendra: Pengelolaan Terumbu Karang Segera Dioptimalkan di Gedung CTI

Di sisi yg lain PT Cargill menyatakan bahwa saat ini pihaknya sementara bermitra dengan sekitar 88 orang petani kopra yang tesertifikasi dan membeli kopra dengan harga yang jauh lebih tinggi/premium.

Pihak manajemen PT Cargill berharap Pemprov Sulut memfasilitasi agar para petani yang bersertifikat lebih banyak lagi sehingga produk kopra terstandarisasi dan bisa dibeli dengan harga tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, ke tiga perusahaan tersebut berkomitmen untuk turut serta menanggulangi penduduk miskin di Sulut melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility) yang nantinya diarahkan untuk penyediaan sarana perumahan atau rumah layak huni.

Turut hadir dalam rapat tersebut yaitu Asisten 2 Ruddy Mokoginta, Karo Pemerintahan dan Humas DR. Jemmy Kumendong, Karo Ekonomi DR. Frangky Manumpil dan Kabid Perdagangan Dinas Perindag Hanny Wayong.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan