Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Sulut Dipastikan Tuan Rumah Asian Science Camp 2018

Sulut Dipastikan Tuan Rumah Asian Science Camp 2018
Gubernur Olly Dondokambey SE dan Prof Yohanes Surya, PhD, pendiri Surya Institut menandatangani MoU (ASC) 2018 berlangsung di Provinsi Sulut tahun depan, di Kantor DPRD Sulut, Jumat (18/08/2017) tadi. Foto Humas Provinsi Sulut.
Manado, Fajarmanado.com – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus menjadi magnit dunia. Satu lagi iven internasional dipastikan akan digelar di daerah Nyiur Melambai tahun 2018, yakni Iven Asian Science Camp (ASC) 2018.

Hajatan di bidang ilmu pengetahuan yang bakal dihadiri peserta dari berbagai negara di Asia dipastikan dilaksanakan di daerah ini seiring dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemprov Sulut dengan Surya Institut di Kantor DPRD Sulut, Jumat (18/08/2017) pagi.

Nota kesepahaman tersebut diteken Gubernur Olly Dondokambey SE dan pendiri Surya Institut, Prof Yohanes Surya, PhD, disaksikan Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, Asisten I Drs John Palandung, MSi, Asisten III Ir Roy Roring dan Kadis Dikda, Gemmy Kawatu, SE, MSi.

“Melalui MoU ini kita akan merealisasikan sebuah iven science internasional di daerah kita, yang tentu saja jauh-jauh hari harus dipersiapkan sebaik mungkin,” kata Gubernur Olly usai menandatangani MoU.

Olly mengatakan, iven internasional ini memberikan multyplier efek bagi pembangunan daerah ini karena sekaligus dapat dijadikan ajang promosi pariwisata Sulut ke luar negeri.

“Hal ini penting, agar selain upaya bersama kita dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan daerah maupun nasional, juga dalam waktu yang bersamaan kita dapat mempromosikan potensi pariwisata daerah yang kita miliki bagi kalangan internasional, khususnya bagi kalangan pelajar di kawasan Asia,” tandasnya.

Ia menambahkan, terselenggaranya penandatanganan nota kesepahaman itu menjadi bukti bahwa pemerintah sangat peduli dengan peningkatan kualitas pendidikan, tidak hanya di daerah tapi juga untuk kemajuan pendidikan di tanah air.

“Sehingga hari demi hari peningkatan kualitas pendidikan kita semakin balk dan harus mampu mengimbangi atau bahkan bisa menjadi parameter bagi dunia pendidikan di kawasan regional dan internasional,” paparnya.

Lebih jauh, Olly berharap agar penandatanganan nota kesepahaman itu akan membuat kedua belah pihak, baik Pemprov Sulut maupun Surya Institute akan mampu melaksanakan tanggungjawabnya sebaik mungkin.

“Semua pihak sanggup melaksanakan hak dan tanggungjawab masing-masing sebagaimana yang telah diatur dalam perjanjian kerjasama dimaksud,” imbuhnya.

Diketahui, The Asian Science Camp merupakan forum tahunan untuk para perguruan tinggi dan mahasiswa yang bertujuan untuk mempromosikan diskusi dan kerjasama antar Asia untuk kemajuan ilmu pengetahuan di kawasan Asia.

ASC pertama diadakan di Taipei pada tahun 2007, kemudian di Bali tahun 2008, Tsukuba (Jepang) 2009), Mumbai 2010, Daejeon (Korea Selatan) 2011, Universitas Ibrani Yerusalem (Israel) 2012. Ide camp tahunan ini diusulkan oleh Yuan Tseh Lee dan Masatoshi Koshiba pada tahun 2005.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan