Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Terlibat Korupsi, Pemecatan 9 ASN Pemkab Talaud Talaud Berproses - Fajar Manado

Terlibat Korupsi, Pemecatan 9 ASN Pemkab Talaud Talaud Berproses

Terlibat Korupsi, Pemecatan 9 ASN Pemkab Talaud Talaud Berproses
Kaban KPSDM Talaud Djanus Amiman
Talaud,Fajarmanado.com – Penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) terus digenjot pemerintah. Langka pemecatan menjadi senjata ampuh melawan tindakan  indisipliner para abdi negara. Tak heran,  sembilan ASN di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut) kini sementara dalam proses pemecatan akibat terlibat dalam tindak pidana korupsi.

“Sementara diproses. berkasnya sudah dikirim di ke BKN. Ada sembilan 9 ASN yang diproses,” ujar Kepala Badan (Kaban) Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (KPSDM) Talaud, Djanus Amiman kepada Fajarmanado.com di Melonguane, belum lama ini.

Amiman tak penampik jika ke sembilan ASN yang terancam dipecat tersebut terlibat kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). BKN sendiri, katanya, telah memerintahkan untuk mempercepat proses pemberhentian.

Baca Juga :  Di Depan Ketua MA, Olly Sebut Sulut Akan Bentuk Pengadilan Terpadu dan Pusat Pendidikan di Intim

Meski berkas para koruptor ini sudah dikirim ke BKN, namun  Amiman menyatakan bahwa pihak pihaknya masih terkendala belum adanya salinan putusan pengadilan atas proses akhir atau kekuatan hukum tetap dari kasus ke sembilan ASN tersebut. “Sampai sekarang ini kami  tak kunjung diberikan salinan putusan tetap dari kasus korupsi mereka,” ujarnya.

“Mau putuskan bagaimana jika tidak ada salinan putusan tersebut untuk dijadikan kajian. Untuk memproses pemecatan itu tidak mudah. Harus ada putusan pengadilan tersebut. Kajian hukum diperlukan agar tidak salah mengambil keputusan. Materi utamanya salinan putusan dari pengadilan,”katanya.

Baca Juga :  Viktory Rotty: Timsel KPU Talaud Mengedepankan Profesionalisme dan Independensi

Amiman mengatakan, pihaknya sudah berupaya meminta surat putusan tersebut kepada pihak berkompeten, yakni  pengadilan namun tak kunjung diberikan.

“Kami juga sudah menyurat ke pengadilan meminta agar bisa mendapatkan salinan putusan dari kasus sembilan ASN ini. Namun hingga kini belum diperoleh. Intinya kami telah mengirimkan segala berkas yang diminta BKN,” ungkap Amiman.

Penulis: Jasman

Editor    : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan