Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Teror Bom, Kapolda dan Wali Kota Eman Sebut Masyarakan Jangan Panik

Teror Bom, Kapolda dan Wali Kota Eman Sebut Masyarakan Jangan Panik
Kapolda Sulut Irjen Bambang Waskito, Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina MTh dan Wali Kot Jimmy Feldie Eman SE Ak ketika berdialog di Kantor Sinode GMIM, Tomohon, Selasa (15/5/2018).
Tomohon, Fajarmanado.com — Kapolda Sulut Irjel Pol Drs Bambang Waskito bersama jajarannya bersilatuhrahmi di Kantor Sinode GMIM sekaligus berdialog soal aksi teror bom di Kota Surabaya.

Kapolda Waskito muncul ikut didampingi Wali Kota Tomohon Jimmy Feldie Eman SE Ak bersama Asisten Umum Ir Corry Caroles, Kadis PU Joice Taroreh ST MSi dan Kadis Dikbut Dr Juliana D Karwur MSi. Rombongan Kapolda disambut Ketua BPMS GMIM Pdt DR Hein Arina MTh bersama jajarannya, Selasa (15/5/2018).

Dalam pertemuan tersebut dilakukan dialog seputar peristiwa pengeboman gedung gereja di Surabaya yang dilakukan oleh orang satu keluarga yang oleh berbagai kalangan diklaim pengecut dan tak bertanggungjab.

Kapolda pun meminta BPMS GMIM agar dapat membuat berupa surat edaran kepada seluruh jemaat melalui setiap BPMJ untuk mengingatkan jemaat dan masyarakat tidak perlu panik mendengar berita aksi pengeboman di Kota Pahlawan, Surabaya.

“Masyarakat tidak perlu takut tetapi juga harus meningkatkan kewaspadaan. Yang terpenting juga jemaat jangan terprovokasi sehingga menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” ujar Waskito.

Hal senada disampaikan Wali Kota Eman. Dirinya juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon, di dalamnya jemaat,  untuk tetap tenang, waspada dan terus menjaga keamanan dan kenyamanan disetiap lingkungan.

“Marilah kita terus menjaga kebersamaan dalam keberagaman agama, tingkatkan toleransi antar umat beragama, mari kita bina hidup rukun dan damai, sehingga tidak percuma Kota Tomohon disebut Kota religius bahkan telah diakui oleh pemerintah pusat dalam kerukunan keberagamaannya lewat penghargaan Harmony Awards,” ujar Eman.

Sementara itu, pihak BPMS GMIM memintakan kepada Kapolda agar dalam setiap peribadatan di gereja baik kalangan GMIM maupun denominasi lainnya, kiranya ada personil kepolisian minimal satu orang untuk turut menjaga keamanan jalannya ibadah.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk keamanan Sulut dan Indonesia pada umumnya.Tampak hadir juga Kapolres Kota Tomohon AKBP IK Agus Kusmayadi SIK.

Penulis: Prokla Mambo

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan