Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Tim Patola Tangkap Penjual Kupon Togel di Minsel - Fajar Manado

Tim Patola Tangkap Penjual Kupon Togel di Minsel

Tim Patola Tangkap Penjual Kupon Togel di Minsel
Tersangka penjual kupon Togel berinisial OM bersama barang bukti di Polres Minsel.
Amurang, Fajarmanado.com – Judi toto gelap alias Togel ternyata masih beredar di Kabupaten Minahasa Selatan. Tim Patola berhasil menangkap seorang penjual kupon togel.

OM alias Oddy, warga Desa Poigar Satu Kecamatan Sinonsayang ini tertangkap tangan  bersama barang bukti kupon togel jenis Sydney pada Kamis (3/11).

Komandan Tim Patola Ipda Lukyta Putra, STK, saat dikonfirmasi menjelaskan penangkapan Oddy berdasarkan informasi masyarakat ada praktik penjualan kupon Togel di Desa Poigar Satu Jaga satu.

Mendengar kabar ini, tim Patola langsung bergerak dan melakukan penyelidikan di Desa Poigar Satu. Terpantau adanya kegiatan tulis menulis kupon togel di salah satu tempat.

Baca Juga :  Pelaku Judi Togel Di Amurang Di Amankan Polres Minsel

“Kami pun langsung kami adakan penggerebekan serta melakukan penggeledahan di area sekitar TKP. Saat itu juga kami berhasil mengamankan tersangka OM dan sejumlah barang bukti,” jelas Dan Tim Patola.

Saat ini tersangka OM bersama barang bukti berupa uang tunai taruhan Rp. 320.000, dua unit Handphone, tiga lembar kertas rekapan dan satu buku Shio telah diamankan di Polres Minsel untuk proses penyidikan.

Tersangka OM dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Baca Juga :  Dipimpin Kapolres Winardi, Inilah Para Kapolsek dan Kasat Polres Minsel yang Disertijab

Sementara itu, informasi yang dihimpun media ini, peredaran kupon Togel masih marak di wilayah Polres Minsel.

Beda dengan beberapa tahun lalu, kali ini praktek judi online tidak lagi terbuka dengan melakukan pemasangan nomor secara langsung, melainkan cenderung hanya melalui telepon atau short massage system (SMS).

“Antara agen tempat pemasangan dan pemasang telah saling percaya. Atau uangnya diserahkan secara sembunyi-sembunyi tapi nomor-nomor yang dipasang tinggal disampaikan melalui telepon,” jelas sumber yang enggan disebutkan identitasnya ini.

(andries)

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan