Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Tomohon Terus Melaju Menuju Kota Pariwisata Dunia

Tomohon Terus Melaju Menuju Kota Pariwisata Dunia
Wali Kota Jimmy Feldie Eman SE Ak menandatangani berita acara Launching Kawasan Produk Unggulan Ekonomi dan Pembinaan Kemampuan Teknologi Industri di Rumah Panggung Woloan, Kamis (23/11/2017).
Tomohon, Fajarmanado.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon terus berbenah dan terus melaju menuju Kota Pariwisata Dunia. Berbagai aspek yang dibutuhkan kian ditata, dipoles dan dikembangkan.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feldie Eman SE Ak mengatakan, segala daya dan upaya tersebut dibutuhkan untuk menunjang iven Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang telah masuk kalender tahunan Kementrian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI).

“Beberapa Waktu lalu juga hotel berbintang mulai dibangun di daerah yang sejuk, seperti penuturan para wisatawan asing maupun domestik ini. Begitu pun juga upaya membuka akses jalan lingkar Selatan untuk semakin merangsang pertumbuhan ekonomi,” ujar Eman saat menghadiri Launching Kawasan Produk Unggulan Ekonomi dan Pembinaan Kemampuan Teknologi Industri yang dipusatkan di Rumah Panggung Woloan, Kamis (23/11/2017).

Wali Kota menilai, kehadiran ASITA (Asosiasi Perjalanan Wisata) Sulawesi Utara (Sulut) terlibat dalam program pariwisata di Kota Bunga ini merupakan suatu bentuk dukungan kepada Pemkot Tomohon.

“Saat ini juga mereka boleh menyaksikan proses pembuatan rumah panggung, nantinya ini akan dijadikan satu paket tur kepada wisatawan yang hendak menggunakan travel agency,” kata Eman.

“Industri rumah panggung Woloan ini telah mengekspor sampai ke daerah Eropa, Amerika dan daerah lainnya ini merupakan keunggulan Kota Tomohon,” sambung Wali Kota yang berpenampilan simpatik dan familiar ini.

Eman menambahkan, untuk meningkatkan peran industri kecil dan menengah (IKM), selain langkah-langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan sektor industri secara keseluruhan, juga akan diberlakukan berbagai kebijakan yang berpihak kepada IKM,  yaitu industri yang memiliki keunikan dan merupakan warisan budaya bangsa.

“IKM perlu ditingkatkan secara signifikan dalam rantai suplai industri prioritas dan pemerintah daerah melakukan perumusan kebijakan, penguatan kelembagaan serta pemberian fasilitas bagi IKM,” paparnya.

Peran IKM, menurut Wali Kota, menjadi tantangan bagi para peserta pembinaan kemampuan teknologi industri untuk melahirkan suatu ide, seperti pemanfaatan limbah rumah kayu menjadi souvenir sehingga boleh dibawa pulang oleh para pelancong yang menyambangi Tomohon, keuntungan simbiosis didapatkan dari pihak pemerintah dan masyarakat pelaku usaha dalam sektor pariwisata.

Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Ruddy Lengkong SSTP menjelaskan, kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan pengusaha industri kerajinan limbah kayu di Kota Tomohon dalam bidang mutu, disain, produk agar mampu menambah nilai jual, mempercepat proses transformasi teknologi industri kerajinan limbah kayu dalam proses produksi dan manajemen, serta meningkatkan kesejahteraan IKM kerajinan limbah kayu itu sendiri.

Tampak hadir pada acara tersebut, Kepala Bank BRI Cabang Tondano Levi Ngala, Ketua ASITA Sulut Mary Karouwan beserta rombongan, narasumber Kepala Bidang Disperindag Sulut Alwy Pontoh SE MSi, pelaku usaha rumah panggung, peserta dan jajaran Pemkot Tomohon.

Penulis: Prokla Mambo

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan