Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Tragis..! Kakek 76 Tahun Ini Terbakar Bersama Kopra di Kebun - Fajar Manado

Tragis..! Kakek 76 Tahun Ini Terbakar Bersama Kopra di Kebun

Tragis..! Kakek 76 Tahun Ini Terbakar Bersama Kopra di Kebun
Johan Sualang, kakek 76 tahun yang terbakar di gubuk kopra ketika sudah dievakuasi di Desa Wioy, Selasa (14/8/2018) malam.
Ratahan, Fajarmanado.com — Nasib tragis menimpa Johan Sualang. Kakek 76 tahun ini ditemukan terbakar bersama kopra yang tengah diproses di gubuk tempat pengasapan kopra di kebun.

Peristiwa tersebut sontak menghebohkan warga Kecamatan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dan sekitarnya pada Selasa (14/8/2018) siang.

Korban ditemukan telah meregang nyawa dengan luka bakar di sekujur tubuhnya di antara puing-puing gubuk yang juga terbakar di perkebunan Wawoyaren, Desa Wioy Tiga, Kecamatan Ratahan Timur.

Julius Timpal mendapati ayah mertuanya itu dalam keadaan terlentang dan tertutup dua lembar seng.

Baca Juga :  Wabup Jocke Legi Melantik 47 Tenaga Fungsional

Petang itu, Julius mendatangi kebun mertuanya untuk mengantar air minum. Setibanya di kebun, Julius mendapati gubuk telah terbakar.

Dengan perasaan penuh kekuatirab, ia pun bergegas mencari keberadaan ayah mertuanya tersebut. Naas, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar.

Kapolsek Ratahan, Kompol Sammy Pandelaki mengatakan, sebagian tubuh korban mengalami luka bakar yang diduga kuatvakibat terpanggang api.

Kuat dugaan korban mengalami tak bisa menyelamatkan diri ketika api membesar dan membakar hangus kopra yang tengah diasapi sekaligus dengan gubuknya karena usia yang sudah uzur.

Baca Juga :  Mencari Bakat Akting dan Model, PARFI 56 Sulut Buka Audisi di Mitra

“Keterangan dari keluarga, korban memiliki riwayat hipertensi. Makanya pihak keluarga menolak proses otopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujar Kapolsek Pandelaki.

Meski keluarga sudah memasrahkan kematian Opa Johan, namun warga setempat menyesalkan peristiwa tersebut.

“Ini menjadi tanda awas dan pelajaran kita semua. Jangan biarkan orang tua kita ke kebun sendirian, apalagi melakukan pekerjaan beresiko seperti itu,” komentar warga yang enggan disebutkan namanya ini.

Penulis: Didi Gara

Editor   : Herly Umbas

 

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan