Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Uji Coba Bulan Depan, Kombes Subiyanto: Tilang Elektronik di Sulut Dimulai Januari 2019 - Fajar Manado

Uji Coba Bulan Depan, Kombes Subiyanto: Tilang Elektronik di Sulut Dimulai Januari 2019

Uji Coba Bulan Depan, Kombes Subiyanto: Tilang Elektronik di Sulut Dimulai Januari 2019
Manado, Fajarmanado.com — Tilang elektronik segera diberlakukan efektif oleh Polda Sulawesi Utara (Sulut) mulai awal Januari 2019 mendatang.

Namun, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulut akan memberlakukan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) itu di Kota Manado.

E-TLE yang bakal membawa Kota Manado menjadi salah satu Smart City yang ada di Indonesia ini bertujuan untuk menangani pelanggaran rambu, marka, pelanggaran apil, pelanggaran batas kecepatan dan pelanggaran helm secara modern (elektronik).

Dirlantas Polda Sulut, Kombes Pol. Drs. Ari Subiyanto, MSi,  melalui Kasubdit Bin Gakkum, AKBP Dr. Yudhi Hery Setiawan, SIK, MSi, mengatakan, membenarkan pemberlakuan tilang elektronik di Manado sebagai Ibu Kota Provinsi Sulut ini.

Baca Juga :  Dapat DID 2019, Wagub Kandouw Sebut Target Sulut Semua Daerah Harus WTP

“Ya November ini sedang dipersiapkan sarana prasarana dan Desember mendatang akan dilaksanakan uji coba,” katanya kepada wartawan di Mapolda Sulut, Jalan Bethesda Manado, Selasa (6/11/2018).

Beberapa lokasi di Kota Manado akan dijadikan pilot project, kata dia, antara lain, Pertigaan Paal 2, Pertigaan Rike, Perempatan Teling dan Jalan Ringroad.

AKBP Setiawan menjelaskan, setiap pelanggaran akan terekam CCTV atau speedcam, kemudian selanjutnya data pelanggaran diverifikasi oleh petugas posko E-TLE Subdit Gakkum untuk mengecek validitas pelanggaran dan data kendaraan bermotor.

Baca Juga :  Ingatkan Brimob, Kapolda Waskito Sebut Banyak Tantangan di Depan

“Pelanggar nantinya akan dikirimkan surat konfirmasi ke alamat pemilik ranmor melalui PT Pos Indonesia atau melalui hp/WhatsApp 3 hari setelah pelanggaran,” jelasnya.

Para pelanggar, lanjutnya, nantinya akan melakukan konfirmasi ke Posko E-TLE atau aplikasi yang sudah disediakan untuk mendapatkan surat tilang biru dan kode BRI virtual/BRIVA sebagai metode pembayaran melalui Bank BRI dengan batas waktu pembayaran 7 hari.

“Jika denda tilang tidak dibayar atau tidak dikonfirmasi, maka STNK akan diblokir sementara dan dimasukan ke dalam data cari kendaraan pelanggaran,” tegas Perwira Menengah Polri tersebut.

Penulis: Herly Umbas

 

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan