Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Wah..! 40 Pemabuk dan 1 Bawa Sajam Diamankan Polisi

Wah..! 40 Pemabuk dan 1 Bawa Sajam Diamankan Polisi
Inilah ke-40 pemabuk yang diamankan tim operasi K2YD Polres Minut ketika menjalani pembinaan di halaman Mapolres, Jumat (01/12/2017) malam.
Airmadidi, Fajarmanado.com – Polres Minahasa Utara (Minut) terus menggencarkan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD). Tim patroli rutin malam akhir pekan kali ini kembali mencengkram peserta pesta minuman keras (miras) dan pembawa senjata tajam (Sajam). Tak tanggung-tanggung 41 pria pun diamankan selang Jumat dan Sabtu (01-02/12/2017) malam.

Hasil spektakuler ini diperoleh tim K2YD yang melibatkan puluhan personil gabungan dari berbagai fungsi. Dipimpin Kabag Ops, Kompol Farly Rewur, Jumat malam tim menyisir sejumlah wilayah di Kabupaten Minut.

Di wilayah Kecamatan Likupang dan Kecamatan Dimembe, tim berhasil mengamankan 40 pemabuk, yang tengah pesta miras.

“Di wilayah Kecamatan Likupang diamankan 26 orang pemabuk, sedangkan di Dimembe 14 orang yang sedang pesta miras,” jelas Kabag Ops.

“Seluruh pemabuk beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres untuk didata dan dibina,” sambung Kompol Farly Rewur kepada wartawan di Airmadidi, Minggu (03/12/2017), siang tadi.

Sementara dalam pelaksanaan K2YD dipimpin Kabag Ren, Kompol Adolfin Makaluas pada Sabtu (02/12/2017), tadi malam, tim berhasil mengamankan seorang remaja yang kedapatan membawa sajam jenis parang.

Remaja tersebut diidentifikasi berinisial RR alias Reimon, warga Desa Werot. “Pelaku kami amankan saat patroli di wilayah Likupang. Pelaku juga membawa miras jenis cap tikus di dalam teko,” ujar Kabag Ren Kompol Makaluas.

Reimon pun digeladang ke Mapolres untuk menjalani proses hukum yang berlaku. “Pelaku beserta barang bukti lalu kami amankan di Mapolres untuk diproses hukum lebih lanjut,” katanya.

Kabag Ops, Kompol Farly Rewur dan Kabag Ren, Kompol Adolfin Makaluas senada menjelaskan kembali bahwa program K2YD sengaja digencarkan Polres Minut dan jajaran untuk mencegah kemungkinan aksi kriminal yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Yang terlibat miras, dibawa ke Mapolres untuk diberikan pembinaan. Tapi, yang membawa senjata tajam tetap akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” jelas Kompol Rewur.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan