Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Wah..! Dua Pria Ditemukan Tewas di Tempat Berbeda - Fajar Manado

Wah..! Dua Pria Ditemukan Tewas di Tempat Berbeda

Wah..! Dua Pria Ditemukan Tewas di Tempat Berbeda
Handry Singkoh alias Menix, 56 tahun, ketika ditemukan meninggal di gubuk kebun Toulumenten, Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur, Minahasa, Jumat (12/10/2018).
Tomohon, Fajarmanado.com — Dua pria ditemukan meninggal dunia di tempat berbeda, Jumat dan Sabtu (12-13/10/2018. Rommy Ruelah di depan rumahnya sendiri dan Handry Singkoh di kebun.

Rommy, pria 49 , warga Matani Tiga Lingkungan V, Tomohon Tengah, Kota Tomohon ditemukan di depan rumahnya, Sabtu (13/10/2018), sekitar pukul 05.30 Wita,

Sementara, Handry Singkoh alias Menix, 56 tahun, di gubuk kebun Toulumenten, Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur, Minahasa, Jumat (12/10/2018).

Namun kematian duanya, yang ditemukan oleh keluarga masing-masing, setelah diperiksa tim medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Rommy diduga keras meninggal akibat penya penyakit asma menahun yang menderanya, sedangkan Menix gara-gara penyaki jantung yang dideritanya dalam beberapa tahun terakhir.

Sedangkan Menix, warga Kelurahan Kiniar, Lingkungan V, Kecamatan Tondano Timur, Minahasa, ditemukan oleh dua keponakannya sekitar pukul 10.00 Wita.

Istri korban, Fineke Rambitan (49 tahun),  mengisahkan, ketika pulang pukul 10.00 Wita Rabu (10/10/2018), suaminyq tidak berada di tempat.  namun tidak bisa pergi ke mana.

Baca Juga :  Wawali SAS Dukung Kebijakan Pemerintah Pusat Dalam Pemberdayaan Perempuan

Fineke mengaku tak curiga karena mengira korban pergi mencari ikan di Danau Tondano, seperti biasanya. Tapi, Menix tak pulang pada malam harinya hingga besoknya, Kamis. Tapi ia tidak berprasangka buruk karena korban sering bermalam.ketika memcari ikan.

Kecurigaan Fineke mulai muncul ketika sampai Jumat pagi, korban belum juga pulang. Ia pun  meminta bantuan kepada dua adik korban, Vence Singkoh dan Hiskia Singkoh untuk mencari keberadaan suaminya.

Sekitar pukul 09.00 Wita, pagi itu, Fineke mendapat kabar dari Vence dan Hiskia bahwa telah menemukan kapal motor korban tertambat di bagian danau.

Namun beberapa saat kemudian, setelah melakukan pencarian, kakak beradik ini menginformasikan apabila sudah menemukan kakak kandung mereka tergeletak tak bernyawa lagi di bawah gubuk.

Penemuan mayat itupun langsung diteruskan dengan melapor ke pihak kepolisian sehingga korban ievakuasi ke RSUD Sam Ratulangi Tondano.

Berdasarkan keterangan dokter Kartika Masloman, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban meninggal karena serangan jantung.

Baca Juga :  Wali Kota Eman Lakukan Pencatatan Nikah Michael dan Chitra

Kapolres Minahasa, AKBP Chris Reinhart Pusung melalui Kasubbag Humas, AKP Hilman Rohendi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Kebijakan keluarga menolak otopsi dan menyatakan bahwa kematian korban adalah mati masuk akal karena sakit,” pungkasnya.

Sebagaimana Menix, Rommy Tuelah (49 tahun), ditemukan tewas sekitar pukul 05.30 Wita di depan rumahnya oleh kakak kandungnya, Agus Tuelah.

Agus mengatakan, menjelang subuh itu dirinya mendapati adiknya  telah tergeletak di tangga depan dengan mulut mengeluarkan darah. Saksi menambahkan, korban selama ini menderita penyakit TBC (Tuberkulosis).

Sesaat menerima laporan, pihak Polres Tomohon dipimpin langsung oleh Kapolres, AKBP IK Agus Kusmayadi, langsung mendatangi dan melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

“Korban lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Bethesda Tomohon untuk dilakukan pemeriksaan media guna mengungkap.penyebab pasti kematiannya,” ujar Kapolres Kusmayadi.

Penulis: Prokla/Fiser

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan