Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Wah..! Dua Sejoli Ini Nekad Bunuh Diri Bersama

Wah..! Dua Sejoli Ini Nekad Bunuh Diri Bersama
RK alias Rino (20 tahun) dan MK alias Meifa (13 tahun) ditemukan tewas tergantung di di menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Desa Koreng, Tareran, Minsel. Foto: Humas Polres Minsel.
Tareran, Fajarmanado.com – Santer disebut gara-gara tidak mendapat restu orang tua, sepasang kekasih nekad mengakhiri hidup dan bunuh diri bersama-sama. Tragisnya, RK alias Rino (20 tahun) dan MK alias Meifa (13 tahun) ditemukan tewas tergantung di di menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Tak pelak, warga Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sontak heboh menyusul Hes Rumengan, yang tak lain adalah ibu kandung korban Rino untuk pertama kalinya menemukan anak prianya telah tak bernyawa tergantung berhadapan dengan Meifa, sang kekasihnya sekitar pukul 07.30 Wita, pagi tadi.

Saat ditemukan, di leher terlilit tali nilon warna merah yang terikat di tiang menara SUTET di Desa Koreng, Kecamatan Tareran, Minsel.

Ayah korban Rino, Fentje sendiri mengaku jika dirinya sempat melihat kedua korban berbincang-bincang di bawah menara SUTET pagi itu. Fentje balik ke rumah, kemudian menyuruh isterinya untuk memanggil Rino. Ketika tiba di menara, Heis mendapati kedua korban telah tewas dalam keadaan tergantung.

Kapolsek Tareran, Iptu Petrus Satu Kabanga membenarkan adanya kejadian tragis tersebut. “Kedua korban nekad mengakhiri hidupnya diduga karena cinta mereka tidak direstui orang tua,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Minsel, AKP Karel Tangay juga membebarkan kabar yang beredar di tengah-tengah masyarakat tersebut. “Keduanya tidak direstui menjalin hubungan asmara karena masih ada ikatan keluargan,” katanya.

Ke dua korban, lanjut dia, telah dievakuasi namun pihak keluarga korban tak merestui untuk dilakukan otopsi. “Kami sebenarnya hendak melakukan otopsi sesuai prosedur, tapi keluarga korban menolak. “Keluarga korban telah pasrah menerima kejadian ini,” jelasnya.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan