Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Wah..! Gara-Gara Rokok, 5 Pria Nekad Menganiaya Perwira TNI - Fajar Manado

Wah..! Gara-Gara Rokok, 5 Pria Nekad Menganiaya Perwira TNI

Wah..! Gara-Gara Rokok, 5 Pria Nekad Menganiaya Perwira TNI
Pengeroyokan. Foto: Ilustrasi/Ist.
Melonguane, Fajarmanado.com – Hanya gara-gara rokok, lima orang pria nekad menyeroyok dan menganiaya perwira TNI. Tak pelak, Rudolf Yacob Maariwuth, perwira  berusia 51 tahun ini mengalami luka robek dan lebam di bagian bawah mata kiri.

Peristiwa penganiayaan perwira TNI yang bertugas di Kodim 1312 Talaud itu terjadi sekitar pukul 18.00 Wita pada Sabtu (3/2/2018). Atas kesigapan tim gabungan gerak cepat taktis Polres Talaud, yang dibantu personil Kodim 1312, ke lima pria tersangka pelaku berhasil dicengram sekitar satu jam kemudian.

Mereka adalah berinisial AM alias Alfrit, HL alias Her, NM alias ico, IH alias No dan AH alias Pala. Para tersangka kini tengah dalam penahanan Polres Talaud untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Bupati Manalip Versus ASN, Ngabalin Ancam Mendagri Kumolo

Kapolres Talaud melalui Kepala SPKT Ipda Wahyudi membenarkan peristiwa penganiayaan ini. Namun, Wahyudi belum dapat memastikan pemicu utama sehingga ke lima pria tersebut nekad menganiaya perwira TNI.

Peristiwa itu sendiri, sebagaimana kabar yang beredar di masyarakat, diakui Wahyudi berawal ketika sekira pukul 18.00 wita menjelang malam minggu itu, korban sedang duduk di kompleks Pelabuhan Speed boat Lirung. Seorang pria tiba-tiba mendekat dan langsung meminta sebatang rokok kepada korban.

Permintaan pria yang terkesan memalak itu, disambut korban dengan bertanya, “Kamu tidak kenal saya?”.

Setelah berdialog sejenak, pria itu mengajak korban naik speedboat dari Lirung menuju Melonguane. Tanpa banyak tanya, korban pun meladeni permintaan tersangka. Di atas speedboad sudah ada beberapa pria lain.

Baca Juga :  Pakai Kacamata Selam, Mayat Nyaris Tinggal Tulang Mengapung di Laut Talaud

Dalam perjalanan, speedboad dikendarai dengan ugal-ugalan sehingga korban pun menegur pemegang kemudinya agar berhati-hati dalam mengendarai.

Tiba di pelabuhan Speedboat Melonguane, pelaku bersama 4 orang rekannya turun dari speed dan langsung bersama-sama memukul korban kearah wajah. Mendapat pukulan bertubi-tubi secara tiba-tiba, menyebabkan korban tak mampu menangkis dan mengelak terus.

“Akibat pengeroyokan tersebut korban mengalami luka robek dan lebam di bagian mata kiri bawah,” ujar Kepala SPK Wahyudi.

Penulis: Jasman

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan