Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Wah..! Mendaftar di KPU, Nasib PDIP Masih Mirip Perindo

Wah..! Mendaftar di KPU, Nasib PDIP Masih Mirip Perindo
PDIP Minahasa saat mendaftar di Kantor KPU Minahasa
Tondano, Fajarmanado.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten kota yang berjumlah 416 di Indonesia telah sepekan membuka pendaftaran Partai Politik (Parpol) untuk peserta Pemilu 2019. Namun di  Kabupaten Minahasa, baru dua yang mendaftar. Berkas ke dua Parpol itu pun masih dikembalikan karenadata yang dimasukkan sama-sama tidak sesuai dengan  data yang dimasukkan ke  KPU pusat.

Ke dua Parpol yang mendaftar tersebut adalah Partai Perindo dan PDI Perjuangan. “Masih ada perbedaan data yang dua Parpol ini masukkan di KPU Minahasa dan KPU Pusat,”kata  Ketua Divisi Hukum KPU Minahasa, Dicky Paseki SH MH kepada Fajarmanado.com di Tondano, Rabu (11/10/2017), siang tadi.

Paseki, yang menangani pendaftaran dan verifikasi Parpol KPU Minahasa ini, menjelaskan, dokumen pendaftaran dari Perindo dan PDIP sama-sama dikembalikan lantaran berdasarkan pemeriksaan, persyaratan yang dimasukan belum sesuai dengan angka yang tertera pada Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

“Hari ini sudah masuk hari ke tujuh pendaftaran Parpol dibuka. Masih ada enam hari lagi sebelum ditutup. Saat ini baru Perindo dan PDIP yang mendaftar. Namun dokumennya masih perlu dilengkapi karena itu kami kembalikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketidaksesuaian data yang dimasukkan Partai  Perindo adalah  jumlah anggota. Di Sipol yang didaftarkan oleh DPP Partai Perindo di KPU pusat tercatat sebanyak  637, sementara di KPU Minajasa hanya 636. “Jadi, KTA (Kartu Tanda Anggota) hanya 636  atau minus 1, sementara untuk KTP hanya 601 atau kurang 35 buah,” jelasnya.

Sementara untuk  PDIP, sesuai dengan dokumen yang diterima oleh KPU Minahasa, salinan daftar nama sebanyak 674. Jumlah ini kurang 1 dari data yang tertera di Sipol yang sebanyak 675. Rinciannya,  KTA 656 atau kurang 19, sementara untuk KTP 525 atau surat keterangan dari Dinas Dukcapil tercatat kurang 150.

“Tapi masih ada waktu untuk melengkapi dokumen dan persyaratan yang kurang sampai tanggal 16 Oktober pukul 24:00 Wita,” ungkapnya.

Sementara untuk Parpol yang belum melakukan pendaftaran, Paseki mengharapkan supaya bisa secepatnya melakukan pendaftaran mengingat batas waktu yang semakin dekat. “Jangan lewat waktu. Kami akan tetap konsisten menjalankan aturan bersama  Panitia Pengawas yang terus setia melakukan pemantauan,” tandasnya.

Penulis : Fiser Wakulu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan