Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Wah..! Program Bedah Rumah Disorot, Diduga Ada Permainan

Wah..! Program Bedah Rumah Disorot, Diduga Ada Permainan
Wakil Ketua KNPI Minahasa, Allan Parinusa MAP
Tondano, Fajarmanado.com – Program bedah rumah yang digulir pemerintah melalui Dinas Sosial Kabupaten Minahasa,  Sulawesi Utara (Sulut) menuai sorotan. Uniknya, keluhan datang dari masyarakat penerima  bantuan ini di wilayah Kecamatan Eris.

Kepada wartawan, Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Minahasa, Bung Allan Parinusa MAP mengatakan, dirinya mendapat aspirasi dari masyarat terkait program yang dibayai pemerintah pusat ini.

“SAya bingung di wilayah Kecamatan Eris, yang mendapat bantuan bedah rumah yang bersuara minor. Mereka merasa ada yang tidak beres antara instansi teknis terkait dengan pihak ke tiga yang mengerjakan pembangunan bedah rumah,” ujar Parinusa kepada Fajarmanado.com di Tondano, Selasa (10/10/2017) tadi.

Menurutnya, yang disoal adalah harga satuan barang dan bahan yang digunakan untuk pembangunan. Dimana harga satuan yang tertera dalam dokumen milik pihak ke tiga, lebih tinggi dibandingkan dengan harga pasar sekarang.

“Yang jelas, pihak ke tiga pasti melakukan koordinasi dengan instansi tekhnis terkait. Kan mereka sudah seperti mitra. Sehingga sudah pasti instansi teknis mengentahui hal ini. Karena itu, kalau saja ada permainan kotor antara keduanya, tentu itu adalah tindakan melanggar hukum,” jelasnya.

“Begitu juga dengan buku rekening tempat uang bantuan ditransfer pemerintah, itu bukan si penerima bantuan yang pegang meskipun atas namanya. Tapi yang pegang buku rekening tersebut adalah pihak ke tiga,” bebernya.

Atas situasi tersebut, Parinusa meminta supaya aparat penegak hukum melakukan penyelidikan terkait proyek bedah rumah yang sementara berlangsung. Karena, jika ada puluhan atau ratusan program bedah rumah yang dijalankan, tentu total kerugian uang negara juga besar.

“Kami berharap supaya Polres Minahasa dibawah komando Kapolres baru bisa memperhatikan hal ini. Karena hal ini bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil,” pungkas lelaki yang dikenal vokal dalam menyuarakan aspirasi rakyat tersebut.

Saat coba dikonfirmasi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Minahasa, Royke Kaloh ketika dihubungi lewat nomor 043136275xx tidak tersambung.

Penulis : Fiser Wakulu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan