Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Wah..! Proyek Dandes 2017 Minsel Sewa Alat Berat di Luar Daerah - Fajar Manado

Wah..! Proyek Dandes 2017 Minsel Sewa Alat Berat di Luar Daerah

Wah..! Proyek Dandes 2017 Minsel Sewa Alat Berat di Luar Daerah
Untuk pekerjaan proyek dari anggaran dana desa, pemerintah desa tetap harus menyewakan alat berat dan kendaraan dumtruk diluar Minsel. Solusinya, usulnya Pemkab Minsel atau pengusaha besar di Minsel bisa menyediakannya. Supaya, ada PAD yang masuk untuk Minsel.
Tenga, Fajarmanado.com – Dana Desa (Dandes) 2017 yang mulai digunakan 31 dari 167 desa di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) belum bisa menyentuh penuh sasaran pemberdayaan. Alat berat pun terpaksa menyewa dari luar daerah.

“Kalau seandainya, Pemkab Minsel atau pengusaha di daerah ini menyediakan alat berat seperti eskavator, boldoser atau alat lainnya untuk disewa, tentu kami memproiritaskan menyewa alat terdekat,” kata Ketua Apdesi Minsel, Jerry Bokau, SSos kepada Fajarmanado.com, Sabtu (27/5/2017).

Hukum Tua Desa Pakuure Tiga ini mengakui, pengalokasian Dandes dan Alokasi Dana Desa (ADD), selain untuk membangun infratruktur desa juga diarahkan untuk memberdayakan masyarakat dan potensi desa, termasuk sekitarnya dan daerah.

Baca Juga :  Gubernur Olly Sebut Pria Kaum Bapa Tidak Dibatasi Tembok Gereja

“Ada banyak pekerjaan infratruktur di desa yang membutuhkan alat berat, tapi karena tidak tersedia di daerah ini terpaksa teman-teman hukum tua menyewa dari luar Minsel, seperti Manado dan Tomohon,” ujarnya.

Kenyataan ini, katanya, tentu berdampak pada penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Minsel.

“Makanya, kalau bisa, saya mengusulkan agar Pemkab Minsel mempersiapkan alat-alat berat yang layak pakai untuk disewakan pada tahun-tahun mendatang. Disamping untuk memberdayakan potensi di daerah, juga penerimaan PAD,” imbuhnya.

Ketiadaan alat berat layak pakai di Minsel ini, tentu saja membuat para hukum tua calon pemakai bekerja ekstra mencari di luar daerah. “Ini kan butuh waktu, tenaga dan juga biaya yang juga cukup menghambat kelancaran program kerja di desa,” paparnya.

Baca Juga :  Gubernur Olly Sebut Pria Kaum Bapa Tidak Dibatasi Tembok Gereja

Ia mengatakan, kebutuhan alat berat bukan hanya bagi proyek Dandes tetapi juga pekerjaan proyek yang dibiayai dengan APBD.

Banyak kontraktor pula yang sangat membutuhkan alat berat, terutama dalam pekerjaan awal untuk pembersihan lokasi proyek. “Kita tahu bersama, tidak semua kontraktor yang memenangkan proyek, punya semua alat berat yang dibutuhkan sehingga harus menyewa kepada pihak ke tiga,” ungkapnya.

Meski demikian, Bokau mengharapkan agar peralatan berat yang disediakan dan disewakan Pemkab nanti harus dengan harga yang rasional atau tidak sama dengan biaya sewa yang dipatok pihak ke tiga selama ini yang relatif mahal.

(andries)

 

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan