Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Wah..! Puting Beliung Menerjang, 3 Rumah Rusak

Wah..! Puting Beliung Menerjang, 3 Rumah Rusak
Inilah salahsatu rumah warga yang diporakporanda angin puting beliung di Tondano, Selasa (14/11/2017), siang tadi.
Tondano, Fajarmanado.com – Ancaman bencana begitu nyata di daerah ini. Khusus masyarakat yang bermukim di pinggiran Danau Tondano, selain ancaman luapan air danau ketika musim hujan, ancaman angin puting beliung juga wajib diwaspadai.

Pasalnya, puting beliung bisa muncul baik dimusim kemarau maupun musim hujan.Buktinya, Selasa, (14/11/2017) sore tadi, sekira pukul 14.00 Wita, angin puting beliung menerjang Kelurahan Kiniar Kecamatan Tondano Timur. Akibatnya, tiga rumah warga rusak. Ke tiga rumah tersebut masing-masing milik dari keluarga Tumelap-Korengkeng, Angkow-Runturambi, dan Pendeta Mokolinu.

Dari ketiga rumah tersebut, ada satu yang sangat parah karena hampir semua atapnya terangkat.

Vike Korengkeng, salah satu korban menceritakan, ketika kejadian itu hujan telah berhenti. Saat itu, dirinya bersama sang suami sedang berada dalam rumah sambil menonton.

Ketika itu, mereka sempat melihat angin kencang tersebut datang dari arah belakang rumah. Bahkan, terlihat sempat berputar wilayah yang tak jauh dengan rumah mereka.

“Awalnya kami lihat rumah Pendeta yang duluan kena, selanjutnya keluarga Angkow. Namun, tak lama kemudian langsung mengarah ke rumah kami,” ujar Vike kepada wartawan.

Melihat telah menuju ke rumahnya, Vike pun langsung memberitahukan suami dan anaknya untuk segera keluar dari rumah. “Saya langsung panggil suami dan anak saya keluar rumah untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Disisi lain, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Johanis Pesik melalui Kasie Kedaruratan Arthur Lontaan mengatakan, pihaknya masih akan menghitung angka pasti berapa kerugian atas kejadian tersebut.

“Jumlah kerugian pasti masih akan dihitung lagi untuk mendapatkan angka pasti,” tukas Lontaan.

Menurut Lontaan, kini pihaknya akan mendata lagi jumlah jiwa dan kepala keluarga yang terkena dampak. Setelah itu, baru akan disalurkan bantuan sesuai kebutuan, seperti matras, selimut, serta kelengkapan harian lainnya sesuai kebutuhan.

Penulis: Fiser Wakulu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan