Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Wah..! Terduga Simpatisan ISIS Ditangkap di Manado

Wah..! Terduga Simpatisan ISIS Ditangkap di Manado
Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Bambang Waskito ketika memberikan keterangan pers seputar penangkapan simpatisan ISIS kepada wartawan di di lobi lantai 2 Mapolda Sulut, Senin (13/12/2017), siang tadi.
Manado, Fajarmanado.com – Kinerja TNI dan Polda Sulut pantas diacungi jempol. Diam-diam, Seorang lelaki diduga simpatisan kelompok Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) berinisial DM, berhasil ditangkap di Kota Manado.

Pria  yang tercatat sebagai warga Lebak, Provinsi Banten, diamankan personil TNI saat hendak naik kapal cepat Express Bahari Dua rute Manado – Tahuna, Sabtu (11/11/2017).

Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Drs. Bambang Waskito saat dikonfirmasi Senin (13/11/2017), siang tadi, membenarkan penangkapan terduga simpatisan kelompok teroris ISIS yang berpusat di Ar-Raqqah, Suriah ini.

“DM ini simpatisan, dia hanya kenal seseorang di Filipina sana, mau diajak jihad di sana, hanya lewat internet saja, ia tertangkap di Manado waktu mau nyebrang naik kapal ke Sangihe,” jelas Kapolda Sulut, didampingi Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo, di lobi lantai 2 Mapolda Sulut kepada wartawan.

Kapolda Waskito mengungkapkan, informasi adanya simpatisan ISIS yang mau berangkat ini, berasal dari Filipina, yang kemudian informasi itu diteruskan ke TNI yang ada di Jakarta dan Sulut.

Melalui koordinasi tersebut akhirnya jajaran TNI berhasil menangkap DM dan saat ini menurutnya, DM sudah diserahkan ke Densus Mabes Polri untuk diselidiki lebih lanjut.

Hingga saat ini Polda Sulut masih melakukan penggelaran Operasi Aman Nusa di daerah perbatasan Sulut dan Filipina. Bahkan, menurut Kapolda, personil Polri juga sudah ditambah, guna mengantisipasi masuknya kelompok teroris pasca kejadian di Marawi Filipina beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai masuknya oknum-oknum yang memiliki jaringan dengan kelompok-kelompok radikal dan teroris di wilayah masing-masing.

Ia mengharapkan, apabila mencurigai pendatang secepatnya melaporkan kepada petugas terdekat untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan.”Jangan main hakim sendiri. Serahkan kepada petugas untuk menanganinya,” demikian  Kabid Humas Ibrahim Tompo.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan