Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Wauw..! Dinsos Minahasa Bentuk Tim Buru 'Orang Gila' - Fajar Manado

Wauw..! Dinsos Minahasa Bentuk Tim Buru ‘Orang Gila’

Wauw..! Dinsos Minahasa Bentuk Tim Buru ‘Orang Gila’
Kadis Sosial Minahasa, Royke Kaloh
Tondano, Fajarmanado.com – Keberadaan sejumlah orang yang mengidap penyakit gangguan jiwa (orang gila) di Kabupaten Minahasa sudah memprihatinkan. Bahkan di sejumlah titik tak terkecuali di Kota Tondano, sering dijumpai orang gila yang bebas berkeliaran.

Situasi tersebut kerap kali memantik komentar warga yang menyorot kinerja pemerintah. “Situasi ini perlu penanganan terpadu lintas instansi. Karena keberadaan orang gila yang bebas berkeliaran tidak sejalan dengan program pemerintah yang diberi tajuk Pesona Minahasa,” ujar Frans, warga Tondano.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Minahasa, Royke Kaloh mengatakan bahwa pihaknya tidak hanya tinggal diam dengan situasi tersebut.

“Warga Kabupaten Minahasa yang menderita penyakit jiwa akan mendapat jaminan melalui program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Namun tentunya hanya bagi yang telah didaftar oleh Dinsos Kabupaten Minahasa sehingga bisa mendapat perawatan di Rumah Sakit Jiwa,” ujar Kaloh.

Sehubungan dengan keberadaan ‘orang gila’ yang berkeliaran di tengah masyarakat, lanjut Kaloh, pihaknya telah membentuk tim Psiko Sosial guna mengatasi warga penderita penyakit jiwa di daerah ini. Tim khusus ini akan melakukan patroli, memburu dan mengangkut para penderita ketika ditemui di jalan untuk didata, kemudian diserahkan ke rumah sakit jiwa yguna menjalani perawatan.

“Tim terdiri dari gabungan instansi seperti Dinsos, Dinas Kesehatan, dan Polisi Pamong Praja. Ada beberapa orang sudah kami proses dengan cara membawa ke Rumah Sakit Jiwa untuk direhabilitasi. Namun sebelumnya pihak keluarga harus melengkapi administrasi seperti Kartu Keluarga karena itu bagian dari syarat pengurusan BPJS,” jelasnya.

Kaloh pun meminta peran serta dari keluarga karena sangat penting dalam proses administrasi sehingga bisa langsung dirawat di RS Jiwa. “Bantuan serta sifat proaktif dari masyarakat umum dan keluarga penderita sangat diharapkan dalam kasus seperti ini,” pungkasnya.

Penulis: Fiser Wakulu

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan